Kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh perempuan naik-turun selama siklus menstruasi. Peningkatan kadar progesteron menstimulasi produksi sebum atau zat minyak lebih banyak dari biasanya. Hal ini menyebabkan wajah terlihat lebih berminyak.
Keturunan
Jika orangtua memiliki jenis kulit berminyak, Anda pun kemungkinan besar akan mememiliki jenis kulit yang sama. Pasalnya, besar-kecilnya ukuran kelenjar sebasea yang memproduksi sebum biasanya tidak jauh beda dengan milik orangtua.
Stres
Ketika stres, tubuh memproduksi lebih banyak hormon androgen yang bisa menyebabkan kulit lebih berminyak. Efek yang sama juga dirasakan ketika Anda mengalami kehamilan atau menjelang menopause.
Pelembap
Makanan berlemak
Kebiasaan mengonsumsi makanan berlemak tinggi, berminyak, serta bersantan secara berlebihan bisa meningkatkan kadar minyak dalam tubuh, termasuk kulit wajah. Apalagi jika Anda kurang mengonsumsi vitamin.
Cuaca
Perubahan cuaca juga berpengaruh pada kulit wajah. Ketika cuaca panas, kulit akan lebih cepat berminyak dari pada biasanya. Hal ini terjadi juga ketika cuaca ekstrem yang berubah dengan cepat.