Menurut penelitian di AS, pekerja yang ‘menyumbangkan’ waktunya setidaknya 2,5 jam per minggu menjadi lebih produktif dan menghasilkan pekerjaan maksimal dalam setahun. Kesimpulannya, nih, daripada pulang malam untuk browsing situs daily deals, lebih baik pulang kantor tepat waktu untuk ke gym.
Menajamkan otak
Efek jangka pendek olahraga adalah meningkatkan aliran darah, termasuk ke otak sehingga membuat kita terjaga, waspada, fokus, dan produktif. Untuk efek jangka panjang, olahraga secara rutin akan memperlambat menurunnya kemampuan berpikir dan daya ingat seiring bertambahnya usia. Maklum, olahraga membentuk sel otak hippocampus yang berguna dalam kemampuan berpikir dan daya ingat.
Memiliki tubuh dengan porsi sesuai akan mengurangi stres. Asalkan, kita rutin berolahraga. Meski nggak bisa mengobati depresi hingga 100%, olahraga akan meningkatkan semangat sekaligus mengurangi rasa cemas. Bahkan penelitian di Australia tahun 2013 lalu mengungkapkan kalau olahraga bisa menjadi salah satu metode penyembuhan depresi ringan.
Melindungi mata
Peneliti di Inggris menemukan kaitan antara intensitas tinggi berolahraga dengan menurunnya risiko terkena glukoma yang bisa berujung pada kebutaan. Penelitian pun menunjukkan kalau responden yang rutin berolahraga selama 15 tahun terakhir mengalami penurunan risiko terkena glukoma hingga 25%.
Panjang umur
Iya, sih, usia memang di tangan Tuhan. Tapi banyak penelitian yang mengaitkan olahraga rutin dengan umur panjang. Kabarnya, berolahraga selama 15 menit per hari saja bisa menambah usia hingga tiga tahun—yang artinya memberi kita lebih banyak kesempatan untuk memakai bikini, hihihi. (VIN/FOTO:FOTOSEARCH)