Sukses diadaptasi jadi lakon musikal Broadway tahun 2003 oleh Stephen Schwartz dan Winnie Holzman, kisah ini kemudian diangkat ke layar lebar dalam 2 film. Yang pertama, Wicked: Part I, tayang 20 November 2024.
Wicked: Part I diawali tewasnya Penyihir Jahat dari Barat disiram seorang anak perempuan (yang sebenarnya adalah Dorothy dan alasan menyiramnya bukan untuk membunuh. Harus lihat Part II nanti, hu hu).
Glida Penyihir Baik Hati (Glinda the Good Witch) mengabarkan berita gembira ini, dan penduduk Negeri Oz bersuka cita sekaligus penasaran, bukankah dulu Glinda bersahabat dengan si Penyihir Jahat?
Cerita pun bergulir ke masa lalu, di saat Glinda masih bernama Galinda Upland (Ariana Grande-Butera), si gadis cantik nan populer dalam busana serba pink, yang jadi murid baru di Shiz University. Di sana ia bertemu Elphaba Thropp (Cynthia Erivo), si gadis berkulit hijau yang dikucilkan, meski anak Gubernur Munchkinland. Elphaba mengantarkan adiknya, Nessarose (Melissa Bod), sekolah di Shiz.
Kemampuan sihir tersembunyi Elphaba menarik perhatian Dekan Ilmu Sihir di Shiz, Madame Morrible (Michelle Yeoh), yang mengajaknya sekolah di Shiz. Elphaba malah jadi teman sekamar Glinda, yang terlihat manis tapi manipulatif terhadap Elphaba. Namun di saat tindakan Glinda (sebenarnya, sih, demi kepentingannya sendiri) membuat Nessarose diajak ke pesta dansa, Elphaba berterima kasih, dan mereka pun bersahabat.
Ketika para Hewan di Oz mulai disingkirkan dari peran mereka dari masyarakat, terutama ketika Profesor (kambing) Dillamond (pengisi suara Peter Dinklage) ditangkap, Elphaba merasa harus mengadukannya ke Ahli Sihir Oz di Emerald City. Saat Elphaba dipanggil ke Emerald City, ia mengajak Glinda.
Kisah tentang mereka yang di-bully karena terlihat berbeda, dan pengkhianatan dari orang yang paling dipercaya membuat cerita semua umur ini tidak bisa dibilang ringan. Apalagi sutradara Jon M. Chu (Crazy Rich Asians) patuh pada lakon musikalnya, sehingga film bagian pertama ini sangat panjang untuk sebuah film anak-anak, 2 jam 40 menit.
Untungnya tiap momen musikal sangat menghibur (setidaknya dari POV orang dewasa, ya), meski lagu yang familiar hanya Defying Gravity (karena pernah di-remake dalam serial Glee). Kehadiran Jonathan Bailey sebagai Fiyero Tigelaar, pangeran playboy yang disukai Elphaba dan Glida, cukup 'mencuci mata'.
Namun core dari film ini adalah duet maut Ariana dan Cynthia, yang begitu apik memerankan karakter mereka. Apalagi Ariana; kecentilan dan ambisi Glinda bisa banget ia tampilkan. Saat itu juga, penonton langsung sepakat: Glinda = Ariana.
Ariana dan Cynthia menyanyikan nomor musikal di film ini secara live; nyanyi solo oke, duet pun keren. Cek saja duet mereka membawakan Defying Gravity; bikin merinding!
Jika Sahabat Femina suka musikal dan tahan duduk tenang berjam-jam, film ini wajib ditonton!
Baca juga:
S.COUPS, WONWOO, dan VERNON dari SEVENTEEN Siap Sapa Carat di Jakarta
12 Drakor Terbaru November: Pemanasan Para Bintang Jelang Akhir Tahun
Gladiator II: Kekuatan dan Kehormatan Pangeran Bermata Biru di Tengah Ambisi Pribadi
Zornia Harisantoso