Itulah premis utama film The Long Walk, adaptasi novel Stephen King yang disutradarai oleh Francis Lawrence, yang dikenal lewat waralaba The Hunger Games. Film ini menghadirkan deretan pemain muda seperti Cooper Hoffman, David Jonsson, Garrett Wareing, Charlie Plummer, dan Ben Wang.
Sekelompok remaja berkompetisi dalam kontes Jalan Panjang Tahunan. Aturannya simpel, berjalan kaki tanpa berhenti dan tidak boleh berjalan di bawah kecepatan lima kilometer per jam. Jika aturan itu dilanggar, maka peserta akan mendapat tiga peringatan sebelum akhirnya dieksekusi. Pemenangnya ditentukan dari siapa yang terakhir masih berjalan.
Kontes ini menjanjikan kemakmuran di tengah perang yang mengikis ekonomi.Banyak pemuda mendaftar secara sukarela, kecuali Raymond Garraty (Copper Hoffman); ia datang membawa ambisi berbeda. Ketika yang lain menginginkan hadiah uang yang besar, Ray hanya menginginkan keadilan.
Selama hampir lima hari berjalan tanpa henti, persahabatan mereka justru tumbuh dengan cepat dan intens. Mereka membopong satu sama lain ketika salah satunya tidur sambil berjalan, berbagi makan, dan bercerita tentang trauma satu sama lain. Dari situ Ray terbuka pada Pete akan apa tujuan dia mengikuti kontes ini sebenarnya.
Seiring waktu, satu per satu pejalan kaki mulai tersisihkan dengan cara yang makin brutal. Di sinilah persahabatan mereka mulai teruji. Apakah hadiah dan tujuan lebih penting dari makna persahabatan? Atau mereka justru bisa memperalat sistem demi mendapatkan keduanya?
Konsep dari film The Long Walk ini memang ekstrem, namun penonton diajak untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan empati sambil tetap berusaha bertahan hidup dengan target dan tujuan.
Beberapa adegan dari film ini menunjukkan bahwa fisik saja tidak cukup untuk bertahan di tengah tekanan. Persahabatan yang kokoh dan penuh empati malah membuat manusia akan tetap ‘waras’ di tengah gempuran mental tak wajar. Jadi ingat Stand by Me, karya lain Stephen King yang juga menonjolkan persahabatan.
Lalu, sampai kapan Ray dan Pete akan berjalan kaki dan tetap hidup? Saksikan The Long Walk mulai 10 September 2025 di bioskop kesayangan kamu! (f)
Baca juga:
3 Miniseri Ini Seru Ditonton Maraton
Kembali Dipentaskan, Bunga Penutup Abad Hadir dengan Naskah Segar dan Panggung Putar
3 Drama Ini Bukti Kenapa Lee Chae-min Bukan Cuma Ganteng
Ghina Athaya
Topic
#feminaindonesia, #reviews