Reviews
G20: Aksi Viola Davis Jadi Presiden Jagoan

15 Apr 2025

Presiden AS dan pemimpin teroris adu kuat mental. Foto: Prime Video


Meski negara adidaya dan menyerukan kesetaraan gender, Amerika Serikat belum pernah memiliki pemimpin negara atau presiden perempuan (Kamala Harris nyaris banget!).

Beda dengan layar kaca dan layar lebar; karakter Presiden AS fiktif bergender perempuan sering ditampilkan, terutama di layar kaca. Sebut saja Julia Louis-Dreyfus sebagai Selina Meyer dalam serial Veep, Robin sebagai Claire Hale Underwood dalam serial House of Cards, hingga Meryl Streep sebagai Janie Orlean dalam Don't Look Up.

Yang terbaru adalah pemenang Oscar Viola Davis, sebagai Danielle Sutton, Presiden AS yang menghadiri KTT para pemimpin 20 negara maju G20 di Cape Town, Afrika Selatan. Danielle ditemani suaminya, First Gentleman Derek Sutton (Anthony Anderson) dan dua anaknya, Serena (Marsai Martin) dan Demetrius (Christopher Farrar).

Danielle Sutton bersama Manny Ruiz dan Joanna Worth (Elizabeth Marvel), Menteri Keuangan. Foto: Prime Video

Ternyata G20 disusupi teroris dari perusahaan keamanan yang disewa dan pengkhianatan ordal; pemimpin teroris Edward Rutledge (Antony Starr) menyandera para pemimpin dunia, dan menyiarkan aksi mereka yang mengatakan bahwa Danielle dan para anggota G20 ingin mengendalikan dunia. Rutledge pun menyerukan kepada dunia untuk berinvestasi di mata uang kripto, yang tidak dikendalikan pemerintah.

Aksi penyanderaan bercampur kekerasan memisahkan Danielle dari yang lain. Danielle bersama Secret Service yang juga pengawal pribadinya, Manny Ruiz (Ramón Rodríguez), serta PM Inggris, Oliver Everett (Douglas Hodge), First Lady Korea Selatan, Han Min-seo (MeeWha Alana Lee), dan Ketua IMF Elena Romano (Sabrina Impacciatore) berusaha mencari bantuan.

Advertisement
Di sisi lain, Derek bersama Serena dan Demetrius berusaha menolong dengan memanfaatkan kemampuan Serena di bidang teknologi.

First Family versi film G20. Foto: Prime Video

Selanjutnya, aksi penyelamatan yang dilakukan Danielle, veteran perang, dengan kelompok kecilnya, mengingatkan kita pada keseruan dan ketegangan dalam Die Hard dan Under Siege, atau Olympus Has Fallen. Memang, sih, beberapa detail kurang masuk akal, tapi melihat Danielle berusaha menyelinap sambil melawan para teroris cukup menegangkan.

Skenario G20 mungkin sedikit lemah; penonton sudah bisa menebak siapa dalang di balik penyerbuan ini, bahkan sebelum Danielle tahu.

Namun sebagai hiburan, film ini bisa boleh jadi opsi mengisi waktu. Tokoh Danielle yang memakai sepatu kets dalam melawan para teroris seperti menunjukkan kalau jadi pemimpin harus fleksibel. Nonton, deh!

Baca juga:
Selain Buried Hearts, 3 Drama Park Hyung-sik Ini Tidak Kalah Seru
10 Drakor Terbaru April: Bertabur Visual Segar dan Diramaikan Artis Idol Lintas Generasi
The Residence: Detektif Cordelia Cupp Selidiki Kematian di Gedung Putih

 

Zornia Harisantoso


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?