Reviews
Captain America: Brave New World, Gaya Narasi Berbeda Superhero Marvel

13 Feb 2025

Kapan Joaquin Torres jadi Falcon? Nonton serial The Falcon and the Winter Soldier dulu!
Harrison Ford bakal berubah jadi Red Hulk; pembaca komik Hulk bakal lebih paham
Captain America kali ini dibantu penasihat keamanan asal Israel yang dikenal sebagai Sabra di komik
Saat tidak memakai kostum superheronya, Captain America yang ini manusia biasa yang bisa babak belur
Sejak muncul lewat film Captain America: The First Avenger (2011), karakter Captain America yang jadi sosok paling mengayomi dan sempurna dari geng Avengers sulit dilepaskan dari sosok pemerannya, Chris Evans.

Film-film tunggal Captain America pun selalu ada di deretan atas film-film terbaik dalam Marvel Cinematic Universe; ceritanya solid, adegan laganya pun keren.

Tak heran jika publik menaruh harapan besar pada film Captain America: Brave New World, yang menghadirkan Sam Wilson (Anthony Mackie) sebagai Captain America baru, setelah Sam Wilson 'lulus' jadi Falcon, dimulai dalam film Captain America: The Winter Soldier (2014). 

Anthony Mackie ternyata berusia lebih tua dari Chris Evans. Awet muda, ya? Foto: Walt Disney Studios

Kisahnya tentang Sam Wilson alias Captain Amerika yang kini resmi membantu Presiden AS baru (bukan jadi stafsus, ya), Thaddeus Ross (Harrison Ford). Ross adalah karakter yang ada dalam kisah Hulk, dan dikenal memburu Hulk. 

Ross ingin membentuk perjanjian multilateral agar adamantium, mineral canggih yang ditemukan di Pulau Celestial dari sebentuk raksasa misterius bisa dikelola bersama. Perlu nonton Eternals (2021) dulu untuk tahu asal penampakan tersebbut. 
 
Namun usaha ini jadi berantakan ketika Samuel Sterns (Tim Blake Nelson) atau The Leader (seperti dikenal pembaca komik Marvel) kabur dari penjara dan tindakannya memicu perang serta bisa merusak legasi Ross. 
Advertisement

Sam Wilson pun bertindak menyelamatkan dunia dan Ross, dibantu Joaquin Torres alias Falcon (Danny Ramirez), dan penasihat keamanan sang presiden, Ruth Bat-Seraph (Shira Haas), yang ternyata mantan Widow. 

Sebagai film aksi, Captain America: Brave New World cukup seru dan menghibur. Namun, gaya narasinya berbeda dari film-film lain dalam MCU seperti yang kita kenal, apalagi seri Captain America versi Steve Rogers. 

Vibes superhero kurang terasa (mana jokes garingnya, nih!), kenapa warna kostum berganti tidak ada penjelasan (penting untuk fans), serta tiap karakter kurang tergali. Meski sekilas film ini ingin mendekati Captain America: The Winter Soldier karena banyak pertarungan tangan kosong.

Jika tak pernah nonton serial The Falcon and the Winter Soldier (2021) pasti kita tak kenal Isaiah Bradley (Carl Lumbly), yang ternyata angkatannya Steve Rogers sebagai tentara eksperimen. Kita juga mungkin tak begitu paham konteks kehadiran Joaquin sebagai Falcon baru kalau tidak nonton serial tersebut.

Selain itu, karisma Chris Evans memang masih sulit dilepaskan dari karakter Captain America yang ia hidupkan selama belasan tahun. 

Entah MCU harus kembali mengasah kemampuannya dalam menciptakan sparks dan vibes superhero mereka, atau memang penonton harus beradaptasi. Pastinya, penggemar Marvel harus berpikiran terbuka saat nonton film yang disutradarai Julius Onah ini.
 

Zornia Harisantoso


Topic

#review

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?