"Kami bangga anak muda Indonesia seperti Tiza mendapat penghargaan dari UN Environment sebagai salah satu Ocean Heroes 2018. Pencemaran di laut dan samudera Indonesia yang sangat luas membutuhkan champions dan leaders, terutama dari kelompok generasi muda seperti Tiza dan kawan-kawan," ungkap Brahmantya S. Poerwadi, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pihaknya berharap penghargaan bergengsi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak dalam mendukung pencapaian target Indonesia untuk membebaskan laut dari pencemaran sampah plastik pada tahun 2025.
Di tahun 2015, Tiza yang kini berprofesi sebagai Senior Analyst di organisasi Climate Policy Initiative (CPI) ini menggalang petisi untuk meminta pengecer tidak lagi memberikan kantung plastik secara gratis. Seruannya ini disambut baik oleh bisnis ritel dan mulai berlaku di tahun 2016. Ajakan melalui petisi ini dalam waktu enam bulan berhasil mengurangi penggunaan kantung plastik hingga 55%.
“Tiza adalah anak muda Indonesia yang punya idealisme dan konsisten dengan visinya. Sebab, isu tentang ‘kantong belanja sekali pakai’ merupakan isu yang tidak ringan, karena banyak mendapatkan tantangan dari pihak-pihak yang terganggu dengan kenyamanan status quo-nya,” ungkap Dr. Novrizal Tahar, Direktur Persampahan, KLHK, menyatakan apresiasinya.
Banjarmasin merupakan salah satu yang sukses menjalankan komitmen ini. Melalui Peraturan Walikota No.18/2016 yang melarang kantong plastik di toko modern sejak 1 Juni 2016, kota Banjarmasin berhasil mengurangi sampah kantung plastik hingga 5,4 juta lembar per tahun!
“Pencemaran plastik di perairan dan samudra semakin kritis dan butuh aksi nyata segera. Dengan contoh nyata hasil kerja keras Tiza dan GIDKP bersama Kota Banjarmasin dan 24 kota lainnya, kami menghimbau kota-kabupaten pesisir dan sungai, untuk berkomitmen lebih jauh,” kata Yuyun Ismawati, Senior Advisor BaliFokus dan AZWI (Aliansi Zero Waste Indonesia). (f)
Baca Juga:
Program Plastic Reborn Ajak Pelajar Ubah Sampah Jadi Plastik Jadi Tas Gaul
Pro Kontra Plastik Berbayar
Akhirnya! Solusi Untuk Sampah Plastik
Topic
#dietkantongplastik, #TizaMafira, #wanitahebat