Sebagai wartawan, saya beruntung bisa terlibat langsung dalam pemilu 2004, 2019, dan 2014. Apalagi saya di desk hukum dan politik. Apa yang terjadi pada pemilu lalu, membuat saya bangga dan bahagia, karena jauh berbeda dengan 2 pemilu sebelumnya. Semua orang begitu antusias ingin terlibat.
Saya kini berharap appetite orang tidak akan berkurang terhadap politik. Karena masyarakat yang concern terhadap politik adalah sehat. Mereka tidak melihat politik dari sekadar permainan elite, tapi juga bagaimana terjadinya proses pengambilan kebijakan publik.
Meski menarik, rasanya saya belum siap terjun langsung ke dunia politik dan jadi bagian dari pemerintah. Menurut saya, apa yang hingga kini saya lakukan di media, manfaatnya akan jauh lebih banyak, karena kekuatan media itu luar biasa. Jadi, kalau bicara politik sebagai instrumen yang bisa memengaruhi kebijakan publik dan persepsi masyarakat, sesungguhnya kekuatan untuk melakukan perubahan itu sudah dilakukan oleh media.
Flattering memang jika ada yang menganggap saya cocok membantu presiden, menjadi menteri misalnya. Tapi, sepertinya akan lebih bermanfaat jika saya di media. Bahkan, jika diminta pun saya sepertinya tetap akan memilih jadi wartawan. Karena, ketika saya diwawancara Deddy Corbuzier di Hitam Putih, sempat deg-degan juga saat ditanya masalah pribadi.
Selanjutnya: Najwa 5 Tahun Lagi
Topic
#NajwaShihab, #presenter