Perjalanan Baru Dimulai
Sayang, perjalanan Maharasyi di kompetisi ajang bakat ini harus berakhir di babak tersebut. Namun, lulusan Citrus College jurusan musik dan vokal di California ini tidak menganggapnya sebagai kegagalan.
Ia percaya bahwa Tuhan memiliki rencana berbeda yang terbaik untuknya. “Bisa tampil di The Voice bagi saya merupakan bonus. Show ini telah membuat saya memenangkan banyak fans dan pendukung. Walaupun hanya untuk beberapa episode, mereka sudah memberikan dukungan yang besar untuk saya,” ungkap Maharasyi.
Pesan-pesan terakhir dari para juri telah memberinya rasa percaya diri dan semangat yang baru untuk mengejar impiannya. “Mereka melihat sesuatu yang spesial dalam diri dan suara saya. Kata-kata yang datang dari para musikus ini sangatlah berarti,” kenang Maharasyi.
Kecintaan Maharasyi pada dunia tarik suara tumbuh saat ia berusia 5 tahun. Saat itu ia menyaksikan penampilan budenya, penyanyi senior Emilia Contessa, saat tampil di Amerika. Suara Emilia Contessa yang besar dan penampilannya yang powerful di atas panggung telah meyakinkan dirinya untuk menjadi penyanyi profesional kelak.
Bakat dan hasratnya ini mendapat dukungan seratus persen dari keluarganya, termasuk Emilia, yang merupakan kakak dari ayah Maharasyi, Rio Hansa. Walaupun kini tinggal berjauhan, Emilia tidak pernah lupa memberikan tip dan dukungannya terhadap bakat besar keponakan tercinta.
“Dia suka kirim pesan atau berkomentar lewat Instagram di foto-foto saya. Dia selalu kasih kata-kata yang suportif banget,” ujar bungsu dari 3 bersaudara ini. Apalagi saat tahu Maharasyi berhasil tembus di ajang The Voice, hati Emilia sangat bangga.
Selanjutnya: Suka Menulis Lagu
Topic
#Profil, #wanitahebat