Foto: Freepik
Kehadiran media sosial tak dipungkiri makin membuat fenomena flexing tak terbendung. Orang seakan dengan mudah memiliki media untuk memamerkan materi yang mereka miliki seperti saldo ATM, uang, hingga barang mewah lainnya. Pro dan kontra pun akhirnya bermunculan terkait gaya hidup ini, karena bagi beberapa orang flexing justru bisa membuat down dan merasa financial insecure dengan pencapaian diri sendiri.
Dalam salah satu artikelnya, Forbes menyebutkan bahwa merasa financial insecure dapat merusak kebutuhan psikologis dasar seseorang atau kepercayaan diri dan stres. Dampaknya seseorang yang mengalami financial insecure justru akan membuat keputusan keuangan yang lebih buruk. Ibarat lingkaran setan, metasa financial insecure hanya akan membawa seseorang terpuruk dalam kehidupannya. Termasuk juga mempengaruhi kesehatannya di hari tua, seperti demensia.
Jadi, daripada galau dan insecure sama keadaan finansial, coba manfaatkan momen tersebut untuk momotivasi diri sendiri supaya menjadi lebih baik lagi. Nah, beberapa tips ini bisa Anda coba untuk mengatasi hal tersebut.
1/ Tambah skill
Daripada berlarut dengan perasaan insecure itu, alihkan ketidakpercayaan diri Anda dengan cara mengasah atau menambah skill baru. Seperti memasak, bikin video, mendesain, atau menulis novel.
2/ Mulai menabung dan investasi
Saat pundi-pundi dompet mulai terisi, sisihkan hasil kerja keras Anda untuk ditabung dan investasi ya. Anda bisa memulainya dengan cara budgeting income. Yang perlu diingat adalah sesuaikan besarannya dengan kemampuan Anda. Jangan sampai terlalu memaksakan untuk saving atau investasi dalam jumlah besar namun budget kehidupan sehari-hari justru terabaikan.
Dengan memulai kebiasaan untuk saving dan investing ini, Anda bisa meningkatkan nilai uang yang dimiliki saat ini sehingga jadi pondasi keuangan menjadi lebih stabil. Anda pun bisa merasa lebih tenang dan mengurangi rasa insecure.
3/ Ingat semuanya ada prosesnya
Apapun proses yang sedang Anda jalani tak ada yang instan. Jadi saat Anda melihat orang-orang yang pamer di sosial media, katakan pada diri Anda sendiri bahwa itu hanya permukaan yang terlihat. Untuk mencapai ke titik tersebut, tentu seseorang harus melewati proses yang tak mudah. So, believe in your own process dan tak perlu terlalu overthinking dengan pencapaian orang lain.
4/ Hidup bukan hanya soal materi
Kehidupan serba modern membuat kita terkadang lupa bahwa ada hal berharga lain selain materi atau kekayaan. Jadi di titik ini kembali ingat bahwa hidup pun juga harus seimbang. Anda bisa mencoba untuk lebih menghargai tubuh, tahu kapan harus beristirahat. Lalu lewatkan waktu dengan orang-orang terkasih selagi masih bisa. Hal-hal itu yang tak akan terbeli dengan materi dalam bentuk apapun.
5/ Kurangi akses media sosial
Terakhir yang tak kalah penting dilakukan adalah membatasi akses media sosial. Saat ini hampir semua orang mengunggah segala hal mengenai dirinya, tak terkecuali tentu saja yang berkaitan dengan materi atau pencapaian lainnya. Postingan-postingan itu secara tak sadar justru dapat membuat Anda menjadi makin insecure. Jadi lebih baik untuk sementara waktu batasi saja scrolling di dunia maya. Namun bila memang cukup sulit Anda lakukan, cara lain yang bisa Anda terapkan adalah dengan menyeleksi lagi akun-akun yang Anda ikuti. Misalnya saja pilih akun-akun yang sesuai untuk pengembangan diri Anda. (f)
Baca Juga:
4 Cara Milenial Memulai Bisnis Dengan Modal Rp1 Juta
5 Cara Sederhana Mewujudkan Resolusi Keuangan di Tahun 2022
Ini Keuntungan Merencanakan Finansial Bersama Perencana Keuangan Pribadi
Topic
#finansial, #uang, #keuangan