Money
Pilih Tunai atau Kredit Saat Membeli Rumah?

21 May 2017


Foto: Fotosearch

Jika memiliki dana, tentunya, nih, akan lebih baik membeli rumah secara tunai. Dengan begitu, nggak ada utang yang menanti. Namun jika dana terbatas, mau nggak mau kita harus membeli dengan mencicil melalui fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Berikut plus minus membayar tunai maupun mencicil….
 
Tunai:
+Harga jadi lebih murah dibandingkan mencicil karena tidak dikenakan bunga.
+Seringkali ada hadiah langsung atau potongan harga dari pengembang.
+Jika ready stock atau rumah second, bisa langsung ditempati.
+Surat-surat rumah dapat segera dimiliki dan dapat dijadikan jaminan ke bank.
-Butuh dana besar dalam jangka waktu singkat.
-Perlu sangat berhati-hati dengan status kepemilikan rumah, agar uang yang kita keluarkan dapat tetap memberikan manfaat atas pembelian yang kita lakukan.
 
Mencicil (KPR):
+Hanya perlu menyiapkan dana untuk uang muka, biasanya 30% dari harga jual. Jika harga rumah Rp 200 juta, misalnya, kita cukup setor Rp 60 juta terlebih dulu.
Advertisement
+Semakin lama jangka waktu mencicil, makin sedikit jumlah dana yang harus disiapkan tiap bulannya.
-Di satu sisi, mencicil terlalu lama (15-20 tahun) akan membuat kita harus membayar bunga lebih besar.
-Jika jumlah cicilan yang harus dibayar tiap bulannya ditotalkan hingga pelunasan, maka harga rumah bisa jadi sangat mahal dibandingkan jika kita membelinya secara tunai.
-Surat-surat rumah atau tanah ditahan pihak bank hingga kita melunasinya.
-Suku bunga fluktuatif akan menambah risiko bertambah mahalnya cicilan yang harus dibayarkan tiap bulan.
-Jika kehilangan pekerjaan, cicilan rumah akan tersendat. Ini bisa berujung pada rumah yang disita atau dijual untuk melunasi utang. (f)
 
Baca juga:
4 Pertimbangan Sebelum Membeli Rumah
4 Jenis Biaya Beli Rumah
Jurus Mengelola Uang Agar Bisa Punya Rumah di Tahun 2017
 

 
 


Topic

#investasiproperti

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?