Foto: Fotosearch
Kepemilikan:
Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak pengakuan utang atas pinjaman yang diterima oleh penerbit obligasi (perusahaan atau negara) dari pemberi pinjaman (investor).
Jenisnya:
- Obligasi negara, ketika pemerintah bertindak sebagai penerbit obligasi atau peminjam dana.
- Obligasi korporasi, yang diterbitkan perusahaan swasta nasional termasuk BUMN dan BUMD.
- Sukuk korporasi, surat utang yang diluncurkan berdasarkan prinsip syariah.
Untuk pasar perdana (ketika obligasi baru diluncurkan), kita bisa membelinya di hampir semua bank dan perusahaan sekuritas. Di luar periode itu, diperdagangkan di bursa.
Waktu transaksi:
Pemerintah telah mengeluarkan obligasi negara retail atau yang disebut ORI, yang biasanya diterbitkan di semester kedua, antara bulan September dan Oktober.
Jangka waktu:
Terbatas sampai jatuh tempo, umumnya tiga tahun ke atas.
Dana yang dibutuhkan:
Sebagian besar obligasi memang dikeluarkan dalam satuan miliar rupiah. Hasilnya, kebanyakan investor adalah perusahaan. Namun untuk ORI, modalnya hanya Rp 5 juta!
Imbal hasil investasi:
- Balik modal
- Capital gain
- Bunga
Risikonya:
- Capital loss
- Gagal bayar
Cara memulai:
- Datanglah ke agen penjual—baik bank maupun sekuritas—untuk memperoleh ORI di pasar perdana. Tiap agen akan menetapkan harga yang sama (Rp 5 juta). Cukup tunjukkan KTP dan NPWP untuk membuka rekening efek.
- Setelah menyetor dananya, kita sebagai investor akan menerima sertifikat pengakuan utang. (f)
Mengenal Istilah Finansial – Part 4
Mengenal Istilah Finansial – Part 3
Mengenal Istilah Finansial – Part 2
Mengenal Istilah Finansial – Part 1
Topic
#investasi