Foto: Shutterstock
Pandemi COVID-19 telah menghantam berbagai sektor usaha dan pekerjaan. Selama dua tahun ke belakang, ada berbagai rintangan dan situasi yang dialami para pebisnis untuk bertahan. Mau tak mau beberapa usaha juga harus berubah menyesuaikan keadaan. Mulai dari cara strategi, cara kerja, pola pembagian tugas hingga operasi bisnis mengikuti perkembangan di era pandemi dan dunia yang serba cepat. Sebagian mampu bertahan dengan menerapkan konsep yang tepat bahkan menjadi juara, tapi sebagian lainnya harus ada yang melambat.
1. Bisnis berkelanjutan
Dekarbonisasi rantai pasokan adalah cara yang sering dilakukan untuk memulai bisnis berkonsep berkelanjutan. Namun, beberapa bisnis yang berpikiran maju akan mencari di luar rantai pasokan. Cara itu untuk meningkatkan keberlanjutan di semua operasi bisnisnya.
Kekuatan terbesar bisnis keberlanjutan adalah ketahanan bisnis yang di buat. Ketahanan berarti mampu beradaptasi dan bertahan untuk jangka panjang. Di tahun 2022, konsep bisnis ramah lingkungan ini akan sangat cocok dijalankan.
2. Keseimbangan manusia dan AI
Memasuki tahun 2022, bisnis yang menyeimbangkan kolaborasi antara AI dan manusia justru akan semakin meningkat. Terutama ketika kondisi dimana masih ada keterbatasan pertemuan antar manusia di tengah pandemi yang belum berakhir. Sehingga yang dibutuhkan ke depannya adalah mereka yang mampu bekerja berdampingan dengan teknologi.
3. Melibatkan pekerja paruh waktu
Ini artinya, pasar tenaga kerja semakin global, sehingga dituntut kompetensi yang tinggi dari para pencari kerja, juga para pengusaha dalam menemukan talenta-talenta baru terbarik.
4. Organisasi lebih datar dan lebih gesit
Konsep bisnis ini juga merupakan respons terhadap sifat pekerjaan yang dinamis, yang mudah berubah, khususnya menjamurnya pekerja lepas dan jarak jauh. Ini adalah zaman struktur organisasi yang lebih datar, seperti komunitas fleksibel daripada struktur piramida top-down.
5. Keaslian
Baca Juga:
Mengenal Very Peri, Warna Futuristik yang Akan Tren di 2022
Indonesia Targetkan Ekonomi Digital Tumbuh Hingga Rp 4.500 Triliun di 2030
Destinasi Pilihan Wisatawan Rayakan Malam Tahun Baru
Topic
#Bisnis, #Tren2022, #2022