Terkadang karena jumlah gaji standar banget, kita terpaksa berutang atau menerapkan siklus tanpa henti gali-tutup-gali dalam mencukupi kebutuhan.
Gak usah berkecil hati dan nyali; sambil terus berusaha mendapatkan jumlah gaji yang kita inginkan, kita bisa menerapkan beberapa hal berikut.
1/ Selalu mencatat pengeluaran harian
Mencatat pengeluaran harian membantu kita mengetahui pos keuangan mana saja yang masih bisa dihemat, supaya cash flow bisa sehat. Entah dari transportasi, konsumsi sehari-hari, atau rekreasi di akhir pekan.2/ Utang harus jadi prioritas
Jika punya utang dan berbunga, selalu bayar tepat waktu, baik melunasi maupun mencicil. Jika tanpa bunga, tepati janji (gak usah pura-pura polos karena belum ditagih), dan sisihkan gaji atau pendapatan tambahan untuk mengurangi utang.3/ Menabung itu wajib
Setelah utang selesai, kita bisa menabung dengan mengalokasikan setidaknya minimal 20% dari pendapatan untuk ditabungkan per bulan.Selain itu, kita perlu dana darurat. Jumlah dana darurat kita idealnya, sih, minimal 12 kali dari pengeluaran bulanan.
4/ Coba investasi yang aman
Setelah ada dana lebih, bagaimana kalau coba berinvestasi? Salah satu bentuk investasi yang bisa dicoba mereka yang bergaji standar adalah reksa dana pasar uang, karena lebih menguntungkan daripada deposito.Tapi ingat, harus tetap ada yang ditabungkan juga di rekening, ya.
5/ Disiplin menerapkan gaya hidup yang sesuai
Ini gampang-gampang susah (atau susah-susah gampang?). Disiplin dalam menerapkan gaya hidup yang sesuai, termasuk menahan diri tidak boros, adalah kuncian merdeka finansial yang bertahan lama.Namun, bukan berarti kita tidak bersenang-senang seperti berlibur di destinasi wisata impian, dong.
Sahabat Femina, yuk, kita lakukan bersama!
Sumber: Ruang Menyala OCBC
Zornia Harisantoso