Money
5 Cara Bikin Gaji Tahan Lama

5 Aug 2015

Berapa kali Anda berada pada situasi "gajian dua minggu lagi tapi persediaan uang tinggal 1/10 dari gaji"? Jika jawabannya sering, saatnya merekapitulasi ulang pengeluaran Anda selama ini. Tidak perlu mengubah drastis. Cukup mengurangi sedikit pada pos-pos seperti berikut ini. Sebab, perubahan kecil kadang bisa membawa perubahan yang besar juga.

Biaya administrasi bank
Bila Anda membuka tabungan pribadi lagi (selain untuk gaji), pertimbangkan juga biaya administrasi dari bank pilihan Anda. Bisa biaya tabungan, kartu ATM, atau kartu kredit. Carilah  bank yang bisa memilih bank yang menarik biaya-biaya tadi dalam jumlah lebih rendah.

Asuransi
Cari pemberi asuransi yang menawarkan premi rendah atau memberikan keuntungan atau bonus yang berguna bagi Anda. Tidak perlu terpaku pada satu perusahaan. Jika tahun berikutnya ada yang memberikan keuntungan lebih bagi Anda (seperti faktor-faktor tadi), mengapa tidak pindah ke perusahaan tersebut?

Keanggotaan gym
Advertisement
Pikirkan kembali, bila sebenarnya Anda bisa lebih sehat atau menurunkan berat badan sendiri atau tanpa perlu ke gym, tidak perlu mencoba membuat keanggotaan di tempat fitness. Investasikan untuk hal lain. Seperti, membeli sepatu dan pakai olahraga untuk digunakan lari (jogging) atau membeli sepeda.

Makan di luar
Boleh-boleh saja jadi pecinta kuliner atau penyuka sosialisasi. Tapi, tidak perlu memaksakan diri sering makan di resto, kafe, atau tempat hangout baru yang lagi hip. Cukup makan di luar sekali atau hanya dua kali dalam sebulan. Hal ini tidak akan mempengaruhi kualitas hidup Anda, tuh.

Belanja spontan
Katakan pada diri sendiri, tidak ada lagi belanja secara impulsif. Di supermarket, mal, atau resto. Sebelum membeli, pertimbangkan untung ruginya. Jika sepatu lama Anda masih kuat dan cantik untuk dibawa jalan jauh, sepatu baru bisa ditunda dulu. Hibur diri dengan berkata, siapa tahu nanti ada sepatu baru yang jauh lebih bagus modelnya untuk dibeli.





Topic

#aturgaji

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?