Ok, dia ingin putus dengan Anda. Terus? Selalu ada hal terburuk yang terjadi pada suatu hal. Punya hubungan, berarti mesti siap putus juga. Begitu Anda histeris atau panik ketika diputuskan, hal ini bisa menegaskan keputusan si dia memang benar untuk melepaskan Anda.
Tidak usah menahannya untuk tetap bersama Anda
Memohon seseorang untuk tetap bersama Anda hanya menunda rasa sakit yang pasti akan muncul nantinya. Anda tidak bisa memaksa seseorang untuk mencintai Anda.
Jangan menawarkan diri bakal berubah
Langsung setuju!
Tidak perlu memberikannya tatapan bingung. Bilang saja Anda setuju dengan keputusannya. Kecuali Anda memang melakukan suatu kejahatan, banyak alasan seseorang memutuskan Anda. Mungkin dia punya cara sendiri untuk membahagiakan diri, mungkin dia juga sudah tidak merasa cocok dengan Anda. Selain itu, dua orang yang sedang menjalin hubungan seharusnya saling membahagiakan satu sama lain. Bila yang satu sudah tidak bahagia, ya, Anda tidak bisa memaksanya. Perpisahan memang sudah keputusan terbaik.
Semangat move on
Sisihkan waktu untuk menyembuhkan diri. Tapi, jangan mencoba menemui dan beradu argumen dengannya. Jangan membabi buta mengirimkan pesan bertanya mengapa Anda diputuskan. Bahkan, demi membuatnya cemburu, malah posting foto Anda dengan pria lain di medsos. Tunjukkan bahwa memang masih banyak ikan di laut yang bisa membuat Anda lebih bahagia dan puas. Ahem!