Career
Mengancam Lewat Surat Resign

13 Mar 2013

Sebaiknya pikir-pikir dulu, deh, apakah Anda benar-benar cukup ‘berharga’ buat perusahaan. Jangan-jangan, ancaman Anda bukannya menguntungkan malah jadi boomerang!

Alasan
Coba pikirkan matang-matang, alasan Anda mengancam resign. Apakah kenaikan gaji belum dipenuhi atau keinginan Anda untuk pindah divisi nggak dikabulkan?

Cermati
Kalau atasan belum memenuhi keinginan Anda, jangan langsung berprasangka buruk. Bisa jadi ada alasan-alasan tertentu mengapa atasan belum berkata ‘ya’. Jika atasan mengatakan belum waktunya, just wait.
 
Ada Tempat Lain?
Apakah ketika Anda ingin mengajukan surat resign, Anda sudah punya tempat lain untuk berlabuh. Atau setidaknya ancang-ancang ke mana akan bekerja, seandainya atasan menerima, ‘ancaman’ Anda.
Advertisement

Aset Perusahaan

Sebaiknya Anda tanyakan dulu dalam hati, apakah Anda memang aset perusahaan? Sehingga bos pasti akan menahan Anda.

Potensial
Salah satu alasan bos menahan adalah sulit mencari pengganti Anda. Nah, apakah Anda memang sulit digantikan atau tidak?

Berhasil
Ketika ‘ancaman’ Anda berhasil dan perusahaan tetap mempertahankan Anda serta melakukan apa yang Anda minta, jangan langsung besar kepala. Tunjukkan kalau Anda memang karyawan potensial. Pastikan perusahaan nggak menyesal karena telah mempertahankan Anda. (ESP/Foto:Fotosearch)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?