Pastikan email bebas dari kesalahan penulisan kalimat. Kesalahan membuat email Anda tampak tidak profesional sehingga tidak dianggap serius oleh si penerima.
Ramah tapi tetap profesional
Perhatikan warna kalimat pada email Anda. Ramah dan santai boleh, tapi tidak perlu akrab berlebihan. Hindari penggunaan emoticon, banyak tanda seru, dan kata yang diketik pakai huruf kapital.
Pendek dan padat
Jika si penerima tidak mengenal Anda sebelumnya, kemungkinannya kecil dia mau menghabiskan waktu membaca email Anda. Coba tulis email sesingkat mungkin agar si penerima bisa langsung tahu isi email. Bila perlu, utarakan maksud Anda dengan pointer.
Jangan membombardir
Misal, setelah menunggu satu minggu, Anda dapat mengirimkan email kedua. Seminggu kemudian lagi belum ada respons juga, mungkin bisa menghubungi dengan telepon atau yang lainnya.
Batasi jangkauan email
Strateginya, selain langsung berkomunikasi dengan orang yang dituju, Anda akan meminta bantuan (email) orang lain yang kenal dengan si penerima email Anda tadi. Tapi, jangan mengirimkan email pada setiap orang yang mengenal objek email Anda. Batasi maksimal dua orang. Kalau banyak orang, kesannya Anda putus asa dan tidak profesional.