Foto: Shutterstock
Ini cocok dengan gaya minimalis yang sedang trend dan disukai masyarakat. Sementara bentuk yang menusuk-nusuk seperti ukir-ukiran klasik tidak sesuai.
Untuk menghadirkan peruntungan di tahun babi tanah, menurut Jenie bisa diusahakan dengan menghadirkan unsur kayu. “Tahun lalu adalah tahun anjing yang membawa unsur kering. Sementara tahun babi identik dengan air besar. Untuk menyeimbangkan itu kita perlu menghadirkan kayu. Supaya keluarga lebih rukun dan kreatif.”
Tak harus mengganti perabot, kita bisa menambahkan unsur warna dan memberikan elemen seperti bantal, gorden, dan pot bunga. “Kita bisa menghadirkan elemen tanaman dalam rumah. Lukisan-lukisan alam yang memiliki unsur tanaman. Namun, jangan pernah memajang lukisan pasar yang memberi aura kusut, berantakan. Dan yang pasti, jangan memasang benda mati.”
Dari sisi kesehatan, perabot atau dekorasi tertentu memang dapat memengaruhi kesehatan rumah secara feng shui. Benda-benda seperti hewan mati yang diawetkan dan benda tajam seperti pedang atau samurai, dapat berefek negatif. “Segala sesuatu yang membawa aura kematian atau kekerasan, tidak baik disimpan di rumah. Sebab, ada kemungkinan dapat membawa sial,” ungkap Jenie.
Pajangan seperti hewan mati yang diawetkan tak jarang masih menyisakan bahan kimia dari pengawetnya yang dapat membahayakan penghuni rumah. (f)
Baca Juga:
5 Ide Dekorasi untuk Menciptakan Suasana Liburan di Rumah
Tren Bisnis Tanaman Hias
Wijaya Kusuma, Bunga Yang Dikagumi Keindahannya di Film Crazy Rich Asians
Topic
#rumah, #homeinterior, #imlek, #tahunbabitanah, #fengshui