Health & Diet
Seorang Remaja Buta Karena Junk Food. Ini Cara Hentikan Ketagihan Makanan Cepat Saji

4 Sep 2019


Dok. Rawpixel



Seorang remaja di Inggris mengalami kebutaan karena diduga hanya makan junk food sejak kecil. Awalnya, remaja yang saat itu berusia 14 tahun menemui dokter karena merasa sering lelah. Dan pemeriksaan menunjukan bahwa remaja tersebut mengalami anemia dan kurang vitamin B12.
 
Walau sudah diberikan suplemen dan dianjurkan untuk melakukan pola makan sehat, remaja ini tak merasa lebih baik. Setahun kemudian ia mengalami masalah pendengaran dan penglihatan, hingga akhirnya di usia 17 tahun skor penglihatannya hanya 20/200 atau bisa disebut buta. Tes oleh tim kedokteran menemukan bahwa syaraf yang menghubungkan mata dan otaknya mengalami kerusakan.
 
Akhirnya setelah dikulik penyebabnya, diketahui oleh Dr. Denize Atan dari University of Bristol, Inggris Raya, bahwa remaja tersebut hanya mengonsumsi makan cepat saji sejak kecil. Mulai dari kentang goreng, roti, daging ham, dan sosis yang ternyata menyebabkan malnutrisi.
 
Seperti yang dikutip dari Live Science, konsumsi junk food yang dilakukan selama bertahun-tahun tersebut pun diduga menjadi penyebab mengapa syaraf pada matanya menjadi rusak sehingga menyebabkan kebutaan. Remaja ini pun mengalami nutritional optic neuropathy.
 
Memang, dengan semakin banyaknya tenant makanan cepat saji di berbagai penjuru negeri membuat junk food seperti halnya makanan biasa. Tak terelakkan kita pun jadi sering mengonsumsi makanan cepat saji.
 
Advertisement
Sebaiknya, kita mulai menghentikan kebiasaan mengonsumsi junk food. Salah satunya adalah dengan cara-cara ini :


(lanjut ke halaman berikutnya)




BACA JUGA :
6 Strategi Tetap Sehat Saat Santap Junk Food
Sering Merasa Lapar? Mungkin Ini Penyebabnya!
Diet Terbaik di Dunia yang Mudah Diterapkan di Indonesia


 


Topic

#junkfood, #kebutaan

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?