Foto: 123RF
Makanan favorit mendadak tidak enak, perasaan pun jadi uring-uringan. Semua hal memang bisa terasa salah gara-gara rasa ngilu berdenyut di gigi. Gangguan pada gigi dan mulut secara tak disadari dapat berdampak pada tiap aspek kehidupan. Tak hanya menimbulkan rasa sakit pada yang mengalaminya, juga dapat mengganggu hubungan dengan orang lain dan kepercayaan diri. Gawatnya, World Dental Federation, 2015, memperkirakan ada sekitar 3,9 miliar orang di seluruh dunia memiliki penyakit mulut. Oral Health Fact Sheet, World Health Organization, 2012, bahkan menemukan hampir 100 persen orang dewasa dan 60 sampai 90 persen anak-anak mengalami kerusakan gigi yang menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman. Faktanya, gaya hidup Anda punya andil besar membuatnya demikian. Rasa sakit itu mungkin bentuk protes gigi Anda untuk diperlakukan secara baik. Caranya?
Karies (Gigi Berlubang)
Penyebab:
“Gigi berlubang merupakan masalah gigi dan mulut yang paling sering ditemui,” kata Presiden Asian Academy of Preventive Dentistry, drg. Armasastra Bahar, Ph.D. Lubang itu terjadi karena adanya asam di plak gigi, yang terbentuk akibat ulah bakteri ketika mengubah gula dan pati. Asam kemudian merusak lapisan luar (email) gigi. Jika dibiarkan, lubang gigi akan menembus tulang gigi (dentin) dan akhirnya mencapai bagian saraf gigi (pulpa).
Rasa sakit tergantung dari sensitivitas gigi Anda terhadap rangsangan. Biasanya, gigi Anda merasa ngilu setelah menikmati makanan atau minuman yang manis, panas, atau dingin. Uniknya, Anda bisa saja menangis akibat rasa sakit, sementara teman Anda, yang juga memiliki karies, tidak merasakan apa-apa. Tapi, menangis atau tidak, efeknya sama, makin lama lubang akan membesar atau muncul abses.
Pertolongan pertama:
Untuk mengurangi rasa sakit, minumlah analgesik atau asam betanamat. Setelah itu, pergilah ke dokter gigi. Hindari makanan atau minuman manis, panas, dan dingin. Ingat, jangan coba-coba mengonsumsi asam betanamat, jika Anda juga punya masalah dengan asam lambung.
Hati-hati:
Seberapa cepat karies menghancurkan gigi Anda? Sulit diprediksi. Ketika kerusakan itu telah mencapai pembuluh darah dan saraf pulpa gigi, maka infeksi dimulai. Abses terbentuk, lalu muncullah siksaan: sakit luar biasa, gusi dan pipi bengkak, serta demam.(f)
Baca juga:
- Sakit Gigi dan Gusi Jadi Gerbang Penyakit Lain
- Obat Pain Killer Bisa Menambah Masalah Penyakit
- 4 Musuh Utama Gigi
Gilang
Topic
#sakitgigi