Foto: Fotosearch
“Berat badan yang berlebihan akan memberi beban berlebihan pula pada sendi dan tulang, sehingga mempercepat ausnya tulang rawan sebagai bantalan sendi, membuat peradangan dan nyeri. Sindrom metabolisme juga erat hubungannya dengan rheumatoid arthritis, ” ujar dr. Dante S. Herbuwono, SpPD-KEMD, Ph.D, Divisi Metabolik Endokrin Depatemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran-Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Banyak faktor bisa memicu low backpain, antara lain kurang gerak dan olahraga. Tanpa pernah dilatih, otot di sekitar tulang belakang, menjadi kaku dan lemah. Padahal gerakan kita sehari-hari selalu membebani dan memaksa tulang belakang bekerja keras. Namun perhatikan juga postur Anda saat bergerak agar tak membuat beban pada tulang belakang makin besar. Misalnya, saat mengangkat barang atau mengambil barang yang lebih rendah posisinya dari tubuh, apalagi jika barang itu berat.
Tip Mencegah:
- Perbaiki postur tubuh saat mengangkat barang. Rendahkan tubuh dengan menekuk lutut dan gunakan kekuatan kaki, ketimbang menekuk tubuh ke depan.
- Lakukan latihan yang menguatkan otot di sekitar perut dan punggung, untuk membantu menopang berat badan.
- Jaga berat badan ideal, batasi penggunaan sepatu tinggi, dan hindari olahraga high impact, terutama jika lutut Anda bermasalah.
Baca juga:
Waspadai, Kelelahan Bisa Menjadi Gejala Gangguan Organ Hati