Foto: Unsplash.com
Tahukah Anda bahwa otak manusia memperoleh hampir 83% informasi melalui indera penglihatan. Memiliki penglihatan yang baik untuk dapat melihat indahnya dunia merupakan dambaan setiap orang. Hanya saja, tidak setiap orang mendapatkannya, karena ada yang mengalami kelainan penglihatan seperti minus, plus dan silinder.
Mereka bergantung pada kacamata atau lensa kontak untuk melihat dengan baik. Sayangnya, ketergantungan pada alat bantu optik tersebut dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan aktifitas mereka.
Dunia kedokteran mata mengenal teknik Lasik untuk mengembalikan kondisi mata yang sudah tak lagi sempurna. Teknologi lasik pun terus berkembang. Yang terbaru adalah CoZi LASIK yang memiliki kecepatan tertinggi dari semua jenis excimer laser yang ada di dunia saat ini.
“Saat ini prosedur LASIK sudah jauh lebih mudah dan prosesnya memakan waktu lebih cepat. Teknik ini berlangsung hanya dalam hitungan detik dan memberikan kenyamanan setelah tindakan tanpa rasa sakit,” tutur Dr. Setiyo Budi Riyanto, Direktur Utama Jakarta Eye Center (JEC) Menten, disela-sela acara peluncuran CoZi Lasik sebagai produk perawatan Lasih terbaru di JEC Menteng.
Jika pada teknologi LASIK sebelumnya, dokter mata melakukan pengikisan kornea 12 micron untuk koreksi 1 dioptri. Dengan CoZi LASIK, koreksi 1 dioptri hanya perlu mengikis kornea 6 micron, sehingga kini dokter dapat melakukan koreksi penglihatan bagi pasien dengan minus maksimum -14 dioptri dan silinder maksimum 5.
“Setelah tindakan dengan teknologi CoZi LASIK, pasien sudah dapat mengendarai kendaraan, bekerja dan beraktivitas fisik seperti biasa tanpa menggunakan kacamata atau lensa kontak,” tambah dr. Setiyo.
Para pasien yang awalnya bergantung dengan kacamata atau lensa kontak, kini telah terbebas dari semua itu dan dapat melihat segera dengan jelas, terang dan detail, serta tanpa keburaman dalam melihat warna-warni indahnya dunia.
Ingin mencoba metode Lasik? Berikut beberapa syarat yang harus diketahui pasien:
1/ Berusia minimal 18 tahun
2/ Kondisi kedua mata harus dalam keadaan sehat
3/ Bagi pengguna soft contact lens harus melepasnya selama 14 hari, sedang pengguna hard contact lens selama 30 hari sebelum tindakan LASIK.
4/ Khusus pasien wanita tidak dalam kondisi sedang hamil atau menyusui. (f)
Baca Juga:
Tangkal Radikal Bebas dengan Antioksidan Tepat
Dermatitis Atopik, Saat Kulit Bruntusan, Merah, Bersisik Tak Sekadar Butuh Pelembap
Saat Didiagnosa Penyakit Serius, Kapan Harus Mencari 'Second Opinion'?
Faunda Liswijayanti
Topic
#lasikmata, #penyakitmata