Foto: Fotosearch
Ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa waktu makan terbaik adalah makan pagi sekitar 30 menit hingga satu jam setelah bangun tidur, lalu makan siang antara pukul 11.45 hingga 14.00, dan makan malam yang tidak melebihi pukul 19.00.
Namun, Jansen Ongko, M.Sc, RD., konsultan gizi, pelatih sekaligus praktisi kebugaran justru tidak membagi makan besar dalam zona waktu tertentu. “Karena makan mesti disesuaikan dengan aktivitas. Maksudnya, jika Anda orang yang sibuk sepanjang hari, sarapan mungkin penting bagi Anda. Tapi, bagi orang yang aktif bekerja atau yang biasa melakukan olahraga di malam hari, makan malam justru menjadi sangat penting bagi mereka,” kata Jansen. Asalkan asupan tubuh akan makronutrisi (karbohidrat, protein, dan lemak) dan mikronutrisi terpenuhi.
Jansen mengingatkan, agar tetap memperhatikan jeda di antara makan besar karena bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan sakit, khususnya pada orang yang memiliki masalah lambung. “Jadi, atur jaraknya sekitar 4 jam antara tiap makan besar,” kata Jansen.
Sedangkan, banyak yang mengatakan bahwa makan buah atau jus sebaiknya dilakukan sebelum makan besar. Alasannya, dengan makan buah atau minum jus terlebih dahulu, maka akan mengurangi jumlah atau kuantitas makan besar. Selain itu, komposisi serat pada buah dan jus akan memudahkan usus mencerna makanan. Benarkah?
“Sistem pencernaan manusia dibuat sedemikian sempurna, sehingga makan buah bisa kapan saja, sebelum atau sesudah makan,“ kata ahli gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional, dr. Samuel Oetoro, SpG.K. Makanlah buah di pagi hari, tapi hindari yang rasanya asam demi kebaikan lambung Anda. Dan jangan lupa, jus tidak sama dengan buah. Buah lebih baik dari jus. Jus dan buah juga bukan pengganti makan besar. Keduanya hanya sebagai pelengkap.(f)
Baca juga:
- Pagi, Siang atau Malam? Ini Waktu Terbaik untuk Berolahraga
- Malam Hari Waktu Tepat Minum Obat Penurun Kolesterol
- Waktu Terbaik Buang Air Besar
Gilang
Topic
#sistempencernaanmanusia