Health & Diet
Jangan Kucilkan Penderita Autoimun, Ini Alasannya

26 Jul 2017


Foto: NF

Ada pemandangan tidak biasa di area Fountain Atrium, West Mall Grand Indonesia, 22 – 23 Juli 2017. Enam belas foto hitam putih wanita tampak terpajang di sana. Sekilas, mereka tak beda dengan foto-foto wanita pada umumnya, cantik. Apalagi mereka difoto oleh fotografer kawakan Darwis Triadi dan dirias oleh tim Wardah. Namun, saat membaca keterangan foto, kita bisa tahu kalau mereka adalah odamun atau orang yang hidup dengan autoimun.

“Lewat acara pameran foto dan talkshow Inilah Wajah Autoimun ini kami ingin meningkatkan awareness masyarakat tentang penyakit autoimun. Jika dilihat dari luar kami terlihat biasa saja, tapi sesungguhnya tubuh kami sedang berjuang menahan sakit,” ujar Sari Saphera, panitia acara yang merupakan odamun jenis Sjögren’s Syndrome.

Penyakit autoimum adalah penyakit gangguan sistem kekebalan tubuh sehingga menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh sendiri. Sistem kekebalan tubuh odamun salah alias error dalam membedakan antara sel atau jaringan tubuh yang sehat dengan benda asing, virus, atau bakteri jahat yang menyerang tubuh. Bukan cuma satu, hingga kini sudah diketahui ada puluhan jenis autoimun, yang bisa menyerang tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Sayangnya, banyak orang awam bahkan dokter sekalipun yang tidak memahami penyakit autoimun, sehingga odamun seringkali terlambat mendapat mendapat penanganan. Tak jarang seorang pasien, setelah berpindah-pindah dokter baru ketahuan kalau ia mengalami autoimun. Bahkan tak jarang pasien mengalami stigma dan dikucilkan karena orang tidak memahami penyakit ini, dan dianggap menular.
Advertisement

“Padahal dengan cepat diketahui, kualitas hidup odamun akan semakin baik. Pasalnya, autoimun tidak muncul pada satu bagian tubuh saja, tapi bisa muncul dan memenuhi beberapa bagian tubuh,” ujar Helena Intan, founder Peduli Psoriasis Indonesia.

Acara yang digagas oleh komunitas Autoimun Indonesia, Yayasan Lupus Indonesia, Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia, serta Yayasan Scleroderma Indonesia itu juga bertujuan untuk mengumpulkan mereka yang selama ini mengalami penyakit autoimun untuk saling berbagi dan menguatkan dalam komunitas. (f)

Baca juga:
Waspadai Autoimun yang Banyak Menyerang Wanita dan Anak!
Berkenalan dengan Autoimun
Andini S Antasari, Berdamai Dengan Autoimun


Topic

#autoimun, #odamun, #kekebalan tubuh, #penyakit kekebalan tubuh

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?