Ketika terbangun setelah kurang tidur, dua hormon yang berkaitan dengan nafsu makan akan bersatu melawan kita. Akibatnya, hormon leptin yang memberikan rasa kenyang justru menurun. Ini terjadi karena tubuh putus asa menginginkan energi yang kurang akibat minim istirahat. Cobalah tidur 7-8 jam per malam agar level energi dan hormon lapar kembali ke jalur yang benar.
Sering cuci mata
Maksudnya, nih, kebanyakan melihat gambar makanan di media sosial. Misalnya, pinterest yang memajang resep2 menggoda, facebook yang memuat update-an teman yang sedang makan siang di luar, atau melihat menu lezat di iklan TV tengah malam. Menurut studi di jurnal Obesity, melihat makanan akan meningkatkan level hormon ghrelin penyebab lapar. Jadi, batasi pandangan mata terhadap makanan, he he he.
Kurang protein
Stress
Sedang ada masalah dengan kisah cinta atau karier Anda? Saat merasa tertekan, tubuh akan memproduksi hormon andrenalin dan hormon kortisol. Ini menyebabkan sistem tubuh berpikir kalau dirinya diserang dan membutuhkan enargi. Hasilnya, nafsu makan meningkat. Stres juga mengurangi produksi serotin sehingga Anda akan merasa lapar meskipun baru saja makan.
Melewatkan makan
Satu lagi alasan mengapa kita sebaiknya tidak melewatkan sarapan. Tanpa diisi asupan dalam jangka waktu lama, tubuh akan memproduksi hormon lapar ghrelin. Level grelin yang terlalu tinggi akan membuat kita jadi makin bergerak, tuh, sementara nafsu makan terus meningkat. Jangan biarkan perut konsong lebih dari lima jam. Jika malas sarapan, pastikan Anda mengonsumsi yoghurt, buah, atau sepotong roti.