Foto: 123RF
Mungkin Anda pernah bertanya-tanya, mengapa orang langsing pun tetap perlu berolahraga dan mengatur pola makan? Pasalnya, mereka belum tentu memiliki komposisi tubuh yang ideal. “Komposisi tubuh merupakan jumlah dari keseluruhan bagian tubuh, yaitu massa jaringan bebas lemak dan jaringan lemak, ” jelas dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK, Spesialis Gizi Klinik RSPI Bintaro Jaya.
Jaringan bebas lemak terdiri dari otot, tulang, dan cairan ekstraselular (CES). Lemak pun ada dua jenis; lemak visceral yang melindungi organ tubuh, seperti jantung, paru, dan hati, serta lemak subkutan, yang berada di bawah kulit.
“Dengan pengukuran komposisi tubuh, dapat diketahui massa otot dan kadar lemak. Dari pengukuran itu dapat disimpulkan dan ditentukan program diet yang harus dijalani serta olahraga yang tepat dilakukan,” jelas Dinda Utami, Certified Fitness Trainer dari Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI).
Program diet dan olahraga memang paling efektif, jika disesuaikan dengan kondisi tubuh. Tidak hanya itu, pengukuran komposisi tubuh juga berguna untuk mendeteksi sejak dini.(f)
Baca juga:
Topic
#komposisitubuh