Lebih dari 100 hari sudah dunia dihantui COVID-19. Telah lebih dari satu bulan sejak Indonesia melaporkan kasus pertama, dan sebagian dari masyarakat telah beraktivitas #dirumahaja selama empat minggu. Apakah Anda merasakan perubahan siklus menstruasi atau gejala PMS?
Anda tidak sendiri, cemas dan stres adalah hal wajar yang dirasakan pada masa yang serba tidak pasti ini, namun disadari atau tidak, stres dapat memengaruhi psikologi dan fisik kita. Berbagai penelitian menemukan, stres yang berat ditambah perubahan rutinitas, kebiasaan olahraga, dan makan bisa memengaruhi menstruasi.
Semua itu memainkan peran penting dalam metabolisme hormon yang sangat berpengaruh pada menstruasi. Saat stres, kortisol meningkat dan dapat mengganggu produksi estrogen dan progesteron, yang pada akhirnya mengganggu siklus menstruasi. Bukan virus coronanya.
Perubahan menstruasi itu bisa jadi PMS yang terasa lebih berat dan tidak nyaman, siklus yang memanjang atau sebaliknya jadi memendek, atau malah berhenti sementara. Bisa juga mentruasi yang jadi lebih sedikit atau sebaliknya.
Perubahan seperti ini juga bisa terjadi pada mereka yang didiagnosis sakit berat, serta mereka mengalami gangguan pola makan seperti bulimia dan anoreksia.
Catat perubahan yang terjadi dan Anda rasakan, jika ini terus berlanjut atau hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasilah dengan dokter.
Sambil berusaha memutus rantai penyebaran virus corona, kita perlu mengendalikan apa yang bisa kita kendalikan. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, teruskan sambil tetap berkonsultasi dengan dokter, jaga asupan makanan sehat, buat jurnal atau melakukan meditasi, melakukan hobi lama, membuat kerajinan, menjaga pola tidur yang sehat, menikmati ritual mandi, dan lain-lain yang bisa membuat tubuh dan pikiran tetap sehat.
Memantau perkembangan COVID-19 boleh saja, tapi jangan sampai menyedot energi Anda. Jangan lupa mendekatkan diri dengan keluarga di rumah atau teman-teman di luar sana dengan teknologi.
Karena Anda #dirumahaja, ini adalah saat yang tepat untuk mulai menggunakan pembalut yang bisa dicuci dan digunakan ulang. Setidaknya ini akan mengurangi kekhawatiran kehabisan atau kesulitan keluar rumah untuk membeli pembalut. (f)
Baca Juga:
Siklus Tidur Berubah Saat Isolasi Mandiri Di Rumah? Ini Cara agar Lebih Mudah Tidur
COVID-19 Alasan Tepat Untuk Berhenti Merokok
Entrepreneur Juga Butuh Rehat
Topic
#kesehatan, #corona, #covid19