Foto: Fotosearch
Ngomongin kesehatan memang nggak ada habisnya. Tapi jangan sampai terjebak hal-hal nggak benar dan buntutnya, malah bikin kita nggak sehat!
Semua gorengan jahat
Semua makanan yang digoreng berefek buruk buat kesehatan tubuh. Kadar lemak jenuh yang dihasilkan melalui proses penggorengan akan menimbulkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah, penyakit jantung, hipertensi, dan sebagainya.
Fakta: Meskipun makanan yang digoreng berefek buruk buat kita, tetap ada gorengan yang baik. Misalnya onion ring. Zat sulfur dalam bawang goreng bombai yang digoreng ini mengandung zat yang bisa membantu menjaga tubuh kita dari serangan stroke, tekanan darah tinggi, penyakit hati, dan kanker. Menggoreng dengan teknik deep fry juga salah satu alternatif yang lebih sehat. Makanan digoreng dalam minyak yang sudah benar-benar panas, sekitar 50 derajat celcius, dengan waktu yang tidak terlalu lama, sehingga hanya sedikit menyerap minyak yang lebih sehat sebagai alternatif, seperti minyak jagung, minyak sayur atau minyak zaitun. Dan pastinya, nih, hindari penggunaan minyak curah.
Vitamin bisa berbahaya
Fakta: Vitamin dan suplemen bisa membantu menjaga daya tahan tubuh. Para ahli juga mengatakan tidak akan berbahaya asal kita mengonsumsi vitamin dalam dosisi yang dianjurkan setiap hari, plus diimbangi diet seimbang. Misalnya, dosis konsumsi vitamin C yang ideal adalah 75 miligram per hari. Tetapi bagi orang yang hidup dengan tingkat stres tinggi atau tinggal di kota besar yang berpolusi seperti Jakarta, dosisi 500 miligram cukup baik.
Pakai tabir surya pasti aman
Namanya juga main di pantai, rugi banget, dong, kalau hanya sembunyi di balik payung. Nggak usah takut terbakar atau kena kanker kulit, kan, sudah pakai tabir surya dengan SPF tinggi.
Fakta: Nggak sepenuhnya benar, tuh. Seorang dokter spesialis luka bakar di Inggris mengadakan penelitian terhadap efektivitas lotion tabir surya. Hasilnya, masih ada sinar berbahaya yang tidak berhasil dihalangi oleh krim-krim tersebut. Meskipun kulit kita banyak mengandung pigmen melanin (pelindung alami kulit) dibandingkan orang berkulit putih, sebaiknya hindari paparan matahari langsung antara pukul 9 pagi sampai 3 sore. Jika memang harus berada di lapangan sekitar waktu tersebut, jangan lupa pakai topi, jaket, dan kacamata hitam. Selain itu, lotion tabir surya tidak akan bertahan lama di kulit kita karena dapat luntur begitu terkena air, pasir, atau keringat. Efektivitas tabir surya juga akan melemah seiring waktu. Pakai tabir surya tiap satu jam sekali atau setidaknya dua jam sekali.
Cokelat = jerawat
Penggemar cokelat dan makanan manis bisa bergembira karena katanya, nih, kedua makanan tersebut nggak berpengaruh sama timbulnya jerawat.
Fakta: Menurut penelitian di Australia, gula dalam cokelat, atau camilan manis ternyata salah satu pemicu timbulnya jerawat. Solusinya gampang: ganti camilan kita dengan makanan kaya serat dan karbohidrat seperti roti gandum, pasta, kue beras, atau buah. Pengen wajah bebas jerawat sama sekali? Jangan lupa membersihkan wajah, terutama saat PMS. Maklum, kalau hormon sudah berperan, kita nggak bisa menghindarinya, tuh!(f)
Topic
#mitoskesehatan