Family
Menyikapi Adik yang Punya Hobi Unik dan Keras Kepala

3 Sep 2016


Foto: Fotosearch

Adik laki-laki saya (35) hobi memelihara reptilia, seperti ular, iguana, dan buaya. Masalahnya, dia hanya mau menjalin hubungan dengan wanita yang bisa menerima hobinya itu. Saya ingin membujuknya agar menurunkan sedikit idealismenya, sebab ayah kami sedang sakit keras dan ingin ia segera menikah.
 
Cintra - Jakarta
 
Saran Irma Makarim
Ketika seorang anak sudah mencapai usia matang, kebanyakan orang tua menginginkan anaknya cepat menikah. Demikian juga dengan orang tua Anda. Semua ini bisa dimengerti. Namun, apakah yang bersangkutan menginginkan hal yang sama?

Dalam memilih pasangan hidup, tiap individu memiliki kriteria masing-masing yang tentunya tidak terbatas pada satu atau dua hal. Sebelum mempersoalkan masalah kriteria, sebaiknya Anda bicarakan dulu kepada adik mengenai kesiapannya untuk menikah. Mungkin saja adik Anda memang belum siap sehingga dengan sengaja menaruh persyaratan yang sangat unik ini agar ia bisa menunda komitmennya untuk menikah.
Advertisement

Sebaliknya, jika ia telah siap, Anda bisa memberikan masukan bahwa tak ada manusia yang terlahir sempurna. Dalam membina hubungan,  tiap pasangan harus berusaha menerima kekurangan, selain  kelebihannya. Jika sudah saling mencintai, pada akhirnya mereka bisa melihat kualitas lain sehingga bisa menyesuaikan persyaratan apa pun dari pasangannya. Walaupun tak bisa sepenuhnya seperti yang diinginkan, paling tidak bisa mendapatkan pasangan yang mendekati kriteria pilihan.
 
Saran Monty Satiadarma
Anda tidak bisa memaksa adik meninggalkan hobinya. Sebab, kegemaran individu atas hal tertentu dilandasi oleh sikap dan perkembangan pribadinya. Untuk mengubah hal ini, berarti Anda juga harus mengubah struktur kepribadiannya. Langkah ini tentu akan memakan waktu lama. Bahkan, bisa jadi tidak membuahkan hasil yang konsisten atau hanya berlangsung sementara.

Adik mungkin saja bisa mengurangi kegiatannya memelihara reptilia, tetapi akan ada saatnya ia kembali terobsesi memeliharanya kembali. Ia memiliki kebutuhan merawat (nurturing needs) pada reptilia karena memiliki persepsi khusus terhadap hewan ini sebagai sesuatu yang mungkin dianggap eksotis.
Untuk menemukan jodoh yang sesuai harapannya memang membutuhkan waktu. Anda dan orang tua perlu tahu bahwa pemaksaan untuk mengubah sikap demi berjodoh dengan individu tertentu hanya berpeluang untuk masa yang relatif pendek.

Mungkin  Anda bisa menyarankan dia untuk bergabung dengan komunitas pencinta hewan reptilia. Dalam komunitas tersebut tentu ada beberapa orang yang memiliki keselarasan dengan pandangan hidupnya. Siapa tahu, salah satunya adalah jodoh adik Anda. (f)


Topic

#MasalahKeluarga

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?