Foto: 123RF
- Tetapkan batas, hal apa saja yang dapat menyulut emosi Anda. Ketika dalam keadaan kesal, cobalah tarik napas dalam-dalam dan pikirkan hal-hal positif yang bisa meredakan emosi Anda.
- Tenangkan diri. Dalam keadaan marah, alam bawah sadar akan mendorong Anda mengatakan hal-hal menyakitkan. Untuk itu, menjauhlah sejenak dari sumber kemarahan. Hindari mengumpat, karena ucapan seorang ibu bisa jadi kenyataan, lho!
- Ucapkan kata-kata positif. Saat anak berteriak, jangan langsung memarahinya. Lebih baik tanggapi hal itu dengan humor: “Suara kamu keras banget, Nak. Kalau sudah besar bisa jadi penyanyi, deh!” Respons seperti itu akan mengurangi ketegangan di antara Anda dan anak.
- Beri contoh yang baik. Ingatlah bahwa orang tua adalah teladan anak. Bila Anda sering kali marah, anak Anda akan menganggapnya itu hal wajar. Sehingga, bukan tak mungkin ia tumbuh menjadi anak temperamental. Karena itu, upayakan selalu memberi contoh baik bagi anak, terutama soal mengendalikan emosi.
(Sumber: www.ahaparenting.com)
Topic
#pengasuhananak