Foto: Pixabay
2/ Amati, apa yang belakangan ini ia tonton: berita kekerasan di TV, atau computer games bernuansa agresif yang dimainkan kakaknya? Lalu, batasi anak terekspos tayangan-tayangan itu.
3/ Alihkan minatnya dengan menawarkan role play lain yang tak kalah seru, misalnya bermain di kebun binatang (ia jadi pawang gajahnya) atau bus sekolah (ia jadi pengemudinya). Lambat laun, kegemarannya main pistol-pistolan akan berkurang. (f)
(Sumber: Ari Brown, American Academy of Pediatrics)
Baca juga:
10 Cara Mengenali Anak yang Menjadi Korban Pornografi
Insiden Perampokan di Pulomas dan 6 Cara Membantu Anak yang Terpapar Kekerasan
Penting untuk Para Orang Tua: Ketahui 5 Fakta Kasus Kekerasan di Sekolah
Angela Wahyuningsih
Topic
#Anak