Lifestyle
Ini Cara Praktis Tetap Sehat buat yang Sering Lupa Makan Karena Sibuk

14 Oct 2026

Kalau waktu terbatas, pilih makan siang praktis bernutrisi cukup. Makannya jangan terburu-buru, ya! Foto ilustrasi: Pexels/Nguyen Tien Thinh


Terlalu fokus mengerjakan sesuatu sampai lupa waktu? Tahu-tahu, jam makan sudah lewat dan perut mulai keroncongan. 

Buat kamu dengan aktivitas padat, kebiasaan menunda makan mungkin terasa sepele. Namun, jika sering terjadi, pola makan berantakan bisa bikin kebutuhan energi dan nutrisi harian lebih sulit terpenuhi.

Menjaga pola makan sehat nggak harus dimulai dengan perubahan besar. Kuncinya adalah membangun kebiasaan sederhana yang realistis dan mudah dilakukan, bahkan saat jadwal sedang padat.

1/ Pasang alarm makan di HP
Jangan hanya mengandalkan rasa lapar sebagai pengingat. Buat jadwal makan yang sesuai rutinitas harian, lalu pasang alarm untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. 

Jika jadwal berubah, sesuaikan waktunya. Tujuannya bukan makan harus tepat pada menit tertentu, melainkan menghindari kebiasaan terus-menerus menunda makan.

2/ Manfaatkan jeda aktivitas untuk makan
Nggak perlu menunggu sampai semua pekerjaan selesai baru kamu makan siang. Sisihkan waktu istirahat di antara kelas, rapat, atau pekerjaan—makanya namanya lunch break. 

Jika sulit meninggalkan meja, berhenti sejenak untuk makan tanpa terus menatap layar. Kebiasaan ini juga membantu kamu lebih memperhatikan rasa lapar dan kenyang, daripada makan tapi bolak-balik terganggu.

3/ Siapkan makanan praktis sebagai cadangan
Nggak sempat memasak bukan berarti harus melewatkan makan. Sediakan pilihan praktis seperti roti isi telur, pisang, yogurt, kacang-kacangan, atau sandwich. 

Untuk makanan utama, nasi dengan telur, tempe, tahu, sayuran, atau lauk lain juga bisa menjadi pilihan yang mudah disiapkan. Perencanaan makanan dan camilan membantu kita membuat pilihan yang lebih bergizi saat sedang sibuk.

4/ Jangan cuma mengandalkan kopi atau minuman manis
Saat dikejar deadline, kopi atau minuman manis mungkin terasa seperti solusi cepat. Namun, minuman tersebut nggak bisa menggantikan makanan yang menyediakan beragam zat gizi. 

Usahakan tetap mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral. Contohnya, nasi dengan ayam dan sayuran, atau roti isi telur ditambah buah.

5/ Sediakan camilan bergizi di tempat yang mudah dijangkau
Simpan buah, kacang-kacangan, yogurt, atau biskuit gandum di tempat yang sesuai untuk penyimpanannya, seperti tas bekal atau kulkas kantor. 

Camilan bisa membantu mengisi jeda ketika waktu makan utama belum memungkinkan. Meski begitu, camilan bukan pengganti permanen makanan utama. Pilih juga variasi makanan agar kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi. (f)

Baca juga:
Aesop Women’s Library Rayakan Suara dan Kisah Perempuan Lewat Buku
Lakukan 3 Langkah Ini Biar Nggak Lagi Menunda Olahraga
5 Cara Foodies Jaga Badan di Tengah Godaan Jajanan Viral

 

Brianna Relisha


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?