Foto: BMKG.go.id, Pixabay
Meski begitu, intensitas gempa terasa di Padangpanjang, Kota Padang, Batusangkar, Teluk Bayur, Pariaman, Sungai Penuh, Painan, sampai dengan wilayah Bengkulu di daerah Mukomuko, serta wilayah Kepulauan Mentawai seperti daerah Tuapejat. Penyebabnya adalah aktivitas zona subduksi akibat tumbukan atau penunjaman Lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia.
Setelah satu jam pemantauan, BMKG tidak mencatat adanya gempa susulan. Namun, mereka akan terus memonitor perkembangannya. Gempa bumi tektonik terparah yang dirasakan di Padang sebelumnya terjadi tujuh tahun yang lalu, tepatnya 30 September 2009, dengan kekuatan 7,9 SR yang mengakibatkan 1.100 orang meninggal dan 2.650 bangunan rumah rusak ringan maupun berat.
Berikut tiga gempa bumi yang berpotensi tsunami di Indonesia dalam lima tahun terakhir:
1/ 2 Maret 2016 di 636km Barat Daya Kep. Mentawai-Sumbar, 732km Barat Daya Nias Selatan-Sumut, 743km Barat Daya Nias Barat-Sumut, 802km Barat Daya Padang-Sumbar, 1.388km Barat Laut Jakarta dengan kekuatan 7,8 SR.
3/ 11 April 2012 terjadi di 340km Barat Daya Kab. Simeulue-NAD, 398km Barat Daya Kab. Aceh Jaya, 416km Barat Daya Kab. Aceh Barat, 434km Barat Daya Banda Aceh-NAD, 1.794km Barat Laut Jakarta dengan kekuatan 8,3 SR.
Yuk, tetap waspada! (f)
Baca juga:
Gempa Malang Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa 6,5 SR Guncang Subang Hari Ini, Simak 14 Titik Rawan Gempa di Indonesia dalam Sebulan Terakhir
Gempa di Sumatera Barat Sempat Membuat Panik, Lakukan Hal-Hal Berikut Ketika Merasakan Guncangan
Topic
#gempa