Foto: Shutterstock
Selama pandemi, lebih banyak anggota keluarga yang ada di rumah. Otomatis alat makan semakin banyak yang digunakan. Belum lagi wajan dan panci juga lebih sering digunakan karena kebiasaan masak sendiri di rumah yang kini lebih sering dilakukan. Hasilnya, cucian di dapur semakin menumpuk.
Ada trik yang bisa Anda lakukan agar pekerjaan cuci piring lebih mudah dan tidak terlalu melelahkan. Ini memerlukan perubahan kebiasaan pada anggota keluarga. Namun, jika ini dilakukan, dijamin mencuci piring menjadi pekerjaan yang tidak terlalu menyita banyak waktu.
Ukuran Piring
Selain ukuran, berat piring juga menjadi masalah. Lebih repot mencuci piring berat dibandingkan piring yang ringan. Coba tukar piring makan keramik dengan piring makan yang bobotnya lebih ringan. Misalnya, piring dari bahan kaca atau melamin. Sekarang juga sedang nge-tren kembali piring-piring enamel yang ringan. Bisa juga menggunakan piring plastik, tapi minyak yang menempel akan lebih susah dibersihkan.
Sisa Makanan
Buat aturan “langsung buang sisa atau kotoran makanan sehabis makan”. Jika semua orang melakukan ini, tugas mencuci piring sedikit terbantu. Jangan lupa untuk menyiapkan tempat sampah dengan tutup untuk membuang sisa makanan ini.
Basahi Piring
Biasanya, jika menghadapi situasi seperti ini, femina membasahi dulu semua piring lalu menunggu kerak-kerak itu melunak sehingga lebih mudah dibersihkan. Namun, untuk menghindari masalah ini. Setelah makan, dan membuang sisa makanan dalam piring, biasakan menaruh piring dalam bak cuci dan menyiramnya dengan air.
Sebenarnya ini berbarengan dengan kebiasaan mencuci tangan sehabis makan. Gunakan air untuk mencuci tangan sekaligus untuk membasahi piring kotor.
Cuci piring masing-masing
Dengan menjalankan empat kebiasaan ini, cuci piring lebih mudah. Dan, bak cuci piring bebas dari piring kotor bukan cuma mimpi.
Baca juga:
Seberapa Sering Microwave Harus Dibersihkan?
Oven Bebas Aroma Tak Sedap
Topic
#cucipiring, #dapur