Di tengah pandemi COVID-19 ini, tentu saja tak mungkin melangsungkan pernikahan dengan mengundang banyak tamu. Namun bagaimana jadinya jika kita sudah merencanakan pernikahan sejak jauh-jauh hari?
Jika dibatalkan, akan membuat Anda rugi besar. Pun jika tetap dilangsungkan dengan menghadirkan banyak tamu, justru akan jadi malapetaka bagi kesehatan banyak orang.
Jika Anda tidak ingin membatalkan dan tetap mengharapkan pernikahan di tengah pandemi COVID-19, mungkin ini saatnya beralih ke pernikahan virtual. Apa saja yang perlu direncanakan?
Siapa yang harus diundang ke pernikahan virtual?
Ketika tak banyak tamu undangan yang bisa Anda undang di tengah pandemi ini, maka pertanyaannya adalah 'untuk siapakah pernikahan ini?' Dengan begini, kita bisa kembali merenungkan siapa yang akan kita undang untuk menyaksikan upacara pernikahan.
Ini adalah kesempatan yang baik untuk membuat pernikahan Anda lebih inklusif daripada rencana awal Anda, karena tak ada lagi batas fisik untuk bisa menghadiri upacara pernikahan virtual.
Walau nantinya pernikahan virtual terasa berbeda dari pernikahan yang Anda harapkan, tetapi Anda masih bisa menikah pada tanggal yang sudah direncanakan sejak lama. Misal, Anda ingin menikah di tanggal cantik karena memiliki makna yang berarti bagi Anda dan pasangan, maka tetap lakukan seperti rencana awal.
Tanggal yang Anda tetapkan tak perlu berubah. Hal yang berubah hanyalah daftar tamu, tempat pernikahan, hingga susunan acara. Anda pun masih tetap bisa menikah di hari yang istimewa.
Lanjut ke halaman berikutnya untuk membaca : Apa yang harus dilakukan untuk mengubah susunan acara?
BACA JUGA :
LDR Di Masa COVID-19 Tak Selamanya Menyedihkan
Pandemi Corona Mengubah Cara Berkencan Para Lajang
6 Momentum Bersama Pasangan Yang Layak Dirayakan
Topic
#corona , #pernikahan