Seorang teman punya 'cita-cita' ingin menjadikan Yoland Handoko stylist pribadi seorang figur publik terkenal dengan alasan simpel: Yoland dianggap sang teman bisa mengubah sosok itu terlihat 'lebih berkelas'.
Tak sedikit selebritas yang telah merasakan 'sentuhan ajaib' seorang Yoland seperti Rossa, bahkan ketika Cinta Laura dan Putri Marino tampil di Festival Film Cannes.
Berawal dari media
Berlatar belakang Pendidikan Desain Komunikasi Visual, Yoland menemukan passion sejatinya sebagai seorang fashion stylist melalui perjalanan tak sebentar yang mengasah kemampuannya. Jadi seorang fashion stylist tidak pernah ada dalam cita-citanya, namun Yoland menyukai fashion.Ia pernah menjadi asisten penata kostum sebuah film peraih Citra ("Harus stand by kapan saja kalau dipanggil sutradara"). Namun bekerja di beberapa media lisensi membuat kemampuan Yoland sebagai seorang fashion stylist, dan juga penulis, berkembang. Ia bahkan meniti karier hingga posisi fashion director. Pencinta anjing dan kucing ini juga pernah mengarahkan gaya untuk beberapa kampanye Jakarta Fashion Week.
Setelah merasa cukup menimba ilmu dan pengalaman di media, Yoland pun memutuskan untuk solo karier sebagai fashion stylist di Indonesia. "Sekarang adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mengejar tujuan pribadi saya," pamit Yoland di blog pribadinya saat itu.
Visualisasikan energi Femina dalam konsep foto
Femina senang sekali bisa berkolaborasi dengan Yoland dalam pemotretan sampul digital Alumni Wajah Femina di ulang tahun Femina ke-52.Saat menyiapkan konsep foto sampul digital itu, Yoland mengaku ingin mengangkat tema selebrasi perempuan Femina yang Berdaya, Bergaya dan Berbudaya.
"Kita visualisasikan selebrasi itu dengan sebuah konsep yang bold. Jadi terlihat dari pencahayaan, pilihan baju, pilihan warna, lokasi, serta pose dan lain sebagainya," ungkap Yoland kepada Femina.
Tak sekadar mengangkat tema selebrasi, Yoland juga menambahkan unsur kemandirian dengan gaya yang lebih relevan.
"Relevan di sini adalah sesuai perkembangan zaman. Visualisasinya dengan baju warna hitam, silver, abu-abu, dengan potongan modern yang cantik di berbagai ukuran," jelas Yoland.
Berkolaborasi dengan fotografer Norman Fideli, Yoland meramu semua unsur yang menghasilkan foto-foto berkonsep kuat dengan lokasi pemotretan di Four Seasons Jakarta.
Alumni Wajah Femina. Foto: Dok. Femina
"Jujur, I was quite surprised karena tidak ada kesulitan walaupun para model ini memiliki gaya, usia, karakter dan ukuran yang sangat beragam. Malah saya bisa merasakan keseruannya," kata Yoland, yang mengaku sangat puas bekerja sama dengan Alumni Wajah Femina.
Soal pilihan busana yang seluruhnya dari desainer lokal, menurut Yoland ini sangat sejalan dengan tema Femina yang juga memiliki misi mendukung industri kreatif Nusantara. "Jadi memang sejalan dengan Femina dan memang desainnya juga sangat bagus," kata Yoland.
Bukan sekadar mengarahkan gaya
Sebagai seorang fashion stylist, pria Gemini ini tak hanya mengarahkan gaya untuk klien baik untuk kebutuhan editorial maupun komersial. Ia juga punya tangan dingin dalam mengorbitkan model secara tak resmi.
Mungkin saja ada model yang berpotensi besar tapi belum tahu pose atau angle terbaiknya. Dengan diajak tes foto oleh Yoland, model itu bisa mengeluarkan kemampuannya. Bahkan, paparan di media sosial Yoland bisa membantu model itu mendapatkan berbagai tawaran.
Kini, Yoland tak sekadar mengarahkan gaya, tapi juga seorang image consultant bagi jenama lokal di bidang fashion dan kecantikan dalam mengembangkan bisnis mereka.
Dan di sela kesibukannya di dunia fashion, ia juga mengembangkan bisnis lainnya di bidang kuliner. "Saya hobi memasak, dan saya meraciknya sendiri," ujar Yoland, tentang bisnis sambal yang ditekuninya.
Victoria's Secret Fashion Show 2024, Reuni, Debut, dan Regenerasi Para Bidadari
Inspirasi Gaya dalam Bamboo Blonde, Jenama Lokal dengan 12 Butik di Bali
Hadirkan 239 Jenama Lokal, JMFW 2025 Ditutup dengan Transaksi Melampaui Target
Laili Damayanti
Topic
#yolandhandoko, #reuniwajahfemina