Menurut wanita yang juga salah satu pendiri Indonesian Society of Botanical Artists (IDSBA) ini, estetika yang ditampilkan dalam seni botani membuat sains menjadi indah. Seni botani memang terbilang baru dikenal dan langsung menarik perhatian masyarakat.
Berbeda dari pameran lukisan pada umumnya, kurator lukisan seni botani pun melibatkan pakar dari beberapa bidang ilmu yaitu seni rupa, botani, dan seniman botani. Pasalnya karya yang lolos tak sekadar indah tapi juga memenuhi syarat yaitu tumbuhan asal Indonesia termasuk hibrida alami.
Dalam pameran ini Anda tak hanya dapat menikmati keindahan flora Indonesia. Anda akan dipandu para mahasiswa Fakultas Biologi UGM), yang akan memberi penjelasan tentang tumbuhan yang dijadikan referensi lukisan. Ini membuat pameran seni botani bisa menjadi media edukasi bagi siapa saja, dari anak-anak hingga dewasa.
Tumbuhan yang ada di sekitar kita seperti bunga kecombrang mengkudu cempedak dan rebung bambu jadi terlihat menarik dan indah setelah dilukis para seniman botani. Apalagi aneka bunga anggrek dan kantong semar asli dari berbagai daerah Indonesia. Ada juga tumbuhan langka seperti Rafflesia arnoldii. Masih banyak lagi tanaman yang mungkin namanya baru Anda dengar. Membuat Anda akan menyadari kekayaan flora di Indonesia. 70 karya yang dipamerkan menyajikan keunikan 66 species dari 41 famili flora.
Pada satu ruang pamer, Anda bisa menyaksikan kompilasi Botanical Art Worlwide berupa slide show 1000 karya dari 700 seniman asal 25 negara yang menampilkan tumbuhan asli negara mereka. Dari situ kita bisa melihat betapa berbeda dan beragamnya flora di berbagai belahan dunia.
Selain melihat lukisan juga dapat menyaksikan demo melukis seni botani, art jamming session, serta mengikuti workshop floral painting, botanical illustration, composition in botanical art, melukis menggunakan cat air dengan teknik wet on wet, serta menggambar menggunakan pensil warna.
Pameran yang terbuka secara gratis untuk umum ini diselenggarakan oleh IDSBA bekerja sama dengan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Ini merupakan kali kedua IDSBA menggelar pameran, setelah tahun kemarin menyelenggarakannya di Bogor. Sebuah kesempatan langka yang sayang dilewatkan. Anda masih bisa menikmatinya hingga 13 September 2019, pukul 11 - 18 WIB. (f)
Baca Juga:
Seni Wayang Kulit, Kuliner, dan Mode, Rayakan 57 Tahun Hotel Indonesia
Ekspresi Emosi 4 Wanita Seniman di Pameran Ilustrasi Bertema Kintsugi
Belajar Berkolaborasi dan Berkreasi Saat Liburan Sekolah di Pameran Seni teamLab
Topic
#pameran, #seni, #femina47, #september2019