Tak hanya memamerkan kain-kain cantik penuh warna, acara ini juga memberikan makna lebih kepada siapapun yang jatuh cinta dengan kain nusantara, dengan mengadakan sejumlah kegiatan yang diadakan selama 3 hari, mulai 26 sampai 28 April di Museum Tekstil, Jakarta. Seperti acara diskusi yang membahas berbagai macam hal tentang kain dan seluk beluknya. Mulai dari tantangan yang dihadapi para penenun kain di era modern hingga teknik-teknik olah kain dengan pewarna alami. Antara lain ikat celup, tritik jumputan, botanical print, hingga teknik kain dari luar negeri seperti teknik arashi dan itajime dari Jepang.
Selain itu ada pula seminar mini tentang kain. Misalnya seminar oleh perancang busana Taruna K. Kusmayadi dan pemilik House of Pipie Fashion, Ulupi Hastuti, yang membahas tentang padu padan kreasi kain urban dengan kain-kain nusantara. Juga seminar yang mengenal karakter warna indigo dan teknik pencelupan kain bersama Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, MS, Direktur GAMA Indigo dan Sancaya Rini, pemilik Kana Goods.
BACA JUGA :
Musim Rintik 2018 : Kolaborasi Mode, Seni, dan Edukasi
Itang Yunasz, Dian Pelangi dan 5 Desainer Busana Muslim Indonesia Terpilih Dalam Eksibisi Contemporary Moslem Fashion di San Francisco
Penyintas Kekerasan Seksual Berbicara Lewat Karya Seni di House of The Unsilenced
Topic
#pameranseni