Foto: Pixabay
Celakanya, pelaksana cloaking cukup pintar. Laman iklan asli akan terlihat hanya saat pegawai facebook yang sedang meninjau, membukanya. Tapi, iklan palsu bakal muncul jika yang membuka adalah pengguna Facebook.
Untuk itu, Facebook berusaha menangkal iklan-iklan nakal tersebut dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI). Hal ini diungkapkan Rob Leathern, Product Management Director dan Bobbie Chang, Software Engineer Facebook, pada Newsroom Facebook baru-baru ini. Facebook terus berupaya memperbarui cara mereka meninjau iklan, untuk membantu mengidentifikasi, menangkap, dan memverifikasi cloaking. Pembaruan ini telah membuat Facebook dapat lebih baik mengamati perbedaan konten yang disampaikan kepada pengguna melalui aplikasi dibanding sistem internal Facebook.
Bukan hanya iklan, mereka juga telah memberantas post dan Pages yang dianggap cloaking. Jika diketahui dengan nyata, pengiklan atau Pages tersebut melakukan cloaking, Facebook tanpa segan menghetikan iklan atau Pages tersebut berada di Facebook.
“Kami melihat cloaking sebagai perbuatan yang disengaja dan menipu, dan tidak akan mentoleransi hal tersebut berada di Facebook. Kami akan menghapus Pages yang melakukan (terkait) dengan cloaking,” tegas Rob dan Bobby.(f)
Baca juga:
- 8 Panduan Mudah Menggunakan Aplikasi Moments Milik Facebook untuk Android
- Jangan Panik, Tidak Semua Foto akan Dihapus Facebook
- Lebih dari 60 Juta Emoji Digunakan di Facebook Setiap Hari
Topic
#iklanpalsu