Berbeda dengan mesin jus pada umumnya yang mengandalkan ketajaman pisau dan kecepatan tinggi untuk memotong, Hurom justru ‘melambat’ dengan memeras keluar sari sayur, buah, biji-bijian, dan kacang. Idenya sama seperti kala kita memeras jeruk, air dan bilur buahnya masih ada.
Kelebihan proses slow juicing yaitu tidak ada pergesekan yang menghasilkan panas sehingga kandungan penting dari sayuran dan buah seperti vitamin, mineral, serat, dan enzim tetap terjaga. Bisa dilihat, saat membuat jus dengan Hurom, jus bisa bertahan dan tidak teroksidasi (terpisah) selama 12 jam di dalam lemari pendingin. Jadi bila pagi hari sebelum berangkat kerja, kita bisa membuat jus untuk saat sarapan dan makan siang. Target untuk makan buah 560 gr/ hari bisa terpenuhi!
“Tip agar mudah mengonsumsi buah dan sayur, sebaiknya mulai membuat jus berdasarkan warnanya. Misalnya warna merah dengan bit, stroberi, dan delima,” tutur Chef Edwin Lau Brand Ambassador Hurom Indonesia.
Jadi, mengubah gaya hidup sehat dan menjadikannya kebiasaan bisa dengan cara yang sederhana. Alat ini bisa diperoleh di toko alat rumah tangga seperti Ace Hardware. (f)
TV