Foto: TN, DM
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, menyeduh kopi Flores menggunakan teknik pour over (manual brew), di depan media dan para pelaku kopi di di Anomali Coffee cabang Menteng. Satu cangkir kopi hitam yang tak mungkin ditolak!
Pemilik Anomali Coffee, Agam Abgari dan Irvan Helmi, mendampingi Dubes Grigson yang terlihat lekas luwes menuang air panas dalam gerakan memutar yang stabil. Sang Duta Besar bahkan terlibat dalam sebuah sesi coffee cupping. “Di kediaman, saya memang senang menggiling biji kopi sendiri, termasuk juga menyeduhnya,” ujar Dubes Grigson.
PRISMA menargetkan bantuannya untuk 300.000 petani hingga tahun 2018 dengan meningkatkan pendapatan bersih sebesar 30%. Sebuah misi yang dilakukan melalui peningkatan produktivitas, perbaikan akses pasar, dan inovasi. Demi pertumbuhan nilai jual kopi misalnya, sejumlah petani diberikan pelatihan intensif di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao yang terkenal di Jember. “Hingga kini, PRISMA telah menjangkau 22.000 rumah tangga pertanian dengan kenaikan pendapatan hingga 40%,” ujar Daniel.
Dubes Grigson juga mengupas kedekatan khusus antara Australia, sebuah lifestyle powerhouse sarat coffee shop, dan Indonesia, negara di peringkat keempat penghasil dan eksportir kopi di dunia. Ia mengaku beruntung bertugas di negeri yang menjadi surga kebun kopi ini dan akan tetap meneruskan kebiasaannya meminum kopi Gayo, Toraja, hingga Flores Bajawa di beberapa kafe favoritnya, termasuk di Anomali Coffee! (f)
Baca juga:
Kopi, Brunch, dan Melbourne di ST. ALi
Trifitria Nuragustina
Topic
#DubesAustralia