Mendapat kesempatan melihat langsung proses cold aseptic system di pabrik Ichitan Group, Redaktur Boga femina, Theofilia Viyoshi Bangun, terbang menuju Ayuttaya Thailand. CEO Ichitan Group, Tan Passakornnatee, yang akrab disapa Mr. Ichitan, memandu langsung proses pembuatan teh dalam kemasan botol yang baru diluncurkan di Indonesia September 2015 lalu.
Proses pembuatan dimulai dari perebusan daun muda teh organik. Diteruskan dengan pembentukan botol plastik dengan teknologi blow molding, lalu proses sterilisasi. Pengisian minuman yang telah melewati proses pasteurisasi ke dalam botol dilanjutkan dengan pelabelan yang sangat cepat. Dalam 1 menit pabrik ini mampu menghasilkn 600 buah botol teh RTD.
Pengemasan dan pengaturan ribuan kardus di gudang dilakukan dengan auto ware house system yang memungkinkan semua pekerjaan itu dilakukan oleh robot. Itu pula alasannya pabrik ini dinobatkan sebagai pabrik ramah lingkungan dan berteknologi paling maju di Thailand.
Di hari yang sama, femina juga sempat menyambangi Tan Land, museum milik Ichitan Group yang lokasinya di lantai dua pabrik. Di sini pengunjung bisa belajar mengenai serba-serbi teh dan botol kemasannya. Botol-botol plastik teh Ichitan didaur ulang menjadi berbagai barang layak guna, seperti kaus cendera mata museum yang membuat open factory ini bisa dikunjungi publik. Jumlah pengunjungnya bisa mencapai 500 tamu per hari.(f)