Dok.@jakartaTeaPassport
Jakarta Tea Passport menjadi ajang yang merayakan pertemuan penikmat dan pebisnis teh, digarap oleh komunitas teh. Semangat saling dukung terasa di festival dua hari yang berlangsung di Lemondiscofish, Kemang. Ketua panitia, Mayang Thira, adalah pemilik bisnis Breu Tea Culture dan anggota Indonesia Tea Institute. Pendiri Indonesia Tea Institute, Ratna Somantri, turut menggodok ide, termasuk menghadirkan kelas "Blend Your Own Tea: Floral Tea Blend" yang laris manis. Peserta adalah mereka yang ingin menekuni spesialiasi teh, juga penikmat rumahan.
Berikut nama-nama tenant angkatan pertama festival ini:
Workshop lainnya mengupas segala topik mengupas hal trending, hingga yang menggelitik sensori. Dirancang "How to Create Tea Mixology", "Tea Pairing with Teh Nusantara", dan "Sensoria: A Flavor Perception Study with Sanka+Bira".
Acara seru ini menangkap crowd baru, penyuka teh-teh kreatif dan produk artisan. Bakal menarik bila akan ada acara-acara mungil sejenis satellite events terkait Jakarta Tea Passport ini. (f)
Baca juga:
Tren Tea Blend di Luar Negeri, Indonesia Sedang Menyusul?
Menanam Microgreens Bisa Jadi Hobi Baru
Hwangnam-Ppang, Kue Korea yang Mirip Bakpia Jogja
Trifitria Nuragustina