Foto: Stocksnap.io
Walau populer di Amerika Serikat, salad ini lahir dari tangan koki Italia, Caesar Cesare Cardini. Ia dan sang kakak, Alessandro, hijrah dari Milan ke San Diego, dan mendirikan restoran Caesar's Restaurant di dekat perbatasan Tijuana, Meksiko.
Kesibukan restoran di hari kemerdekaan Amerika Serikat di tahun 1924, membuat stok bahan dapur menipis. Untuk mengatasi situasi yang tak menyenangkan, ia meracik hidangan dari apa pun yang tersisa. Untuk selada romaine yang ada, ia membuat basis termudah untuk salad, yakni mayones. Campuran kuning telur dan minyak zaitun ini ditambahkan dengan keju parmesan, bawang putih, dan worcestershire sauce. Salad yang lahir dari sebuah malam yang tak berjalan mulus itu justru disuka tamu.
Pada tahun 1948, resep salad gaya Caesar dipatenkan tanpa bisa menggunakan nama Caesar salad yang pada saat itu sudah merebak ke mana-mana.